Advertisement
Kandang Ingkung: Sajikan Kuliner Ingkung yang Berbeda
Suasana Kandang Ingkung yang berlokasi di Jitengan, Balecatur, Gamping, Sleman, Minggu (18/10/2020). -Harian Jogja - Herlambang Jati Kusumo.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Mengunjungi DIY tidak lengkap rasanya jika tidak mencicipi sajian kulinernya. Banyak sajian khas di DIY, seperti halnya Ingkung, yang layak dicicipi jika berkunjung ke DIY.
Salah satu rumah makan yang menghadirkan sajian ingkung yaitu Kandang Ingkung yang berlokasi di Jitengan, Balecatur, Gamping, Sleman. Suasana yang dihadirkan berada di antara pohon-pohon jati, dengan suasana khas pedesaan menjadi kekhasan tempat.
Advertisement
Pemilik Kandang Ingkung yang juga mitra BPD DIY Syariah, Dwi Nor Puguh menceritakan usahanya ini telah dirintis sejak 2017, berawal dari keinginannya untuk membuat sajian yang berbeda. “Kalau tempat makan di pinggir sawah sudah banyak, saya coba yang berbeda dengan konsep berada di tengah kebun Jati,” ucapnya, Minggu (18/10/2020).
Selain itu, keunikan yang ditawarkan oleh Kandang Ingkung ini yaitu penyajian kopi, yang mana setiap pengunjung dapat mengambil sepuasnya dan bayar seikhlasnya. “Penyajian ingkung juga kami sajikan dengan tradisional, sehingga rasa lebih meresap. Kami ada juga Garang Asem Bambu, dan Serangsang Ayam Bakar Sereh yang dihidangkan di atas wajan,” ujarnya.
Dengan kekhasan yang disajikan itu, sejak berjalan tiga tahun terakhir, pengunjung selalu ramai. Kunjungan sepi, dikatakan oleh Dwi, hanya saat awal-awal pandemi. Kini dengan adaptasi kebiasaan baru dan penerapan protokol pencegahan Covid-19, Kandang Ingkung pun ramai kembali.
Dwi mengatakan untuk melayani para pengunjung yang datang itu, ia dibantu sekitar 30 karyawan, yang merupakan warga sekitar dan sebagian para perantau yang datang ke Jogja. Untuk memberikan gaji para karyawannya itu, Dwi memanfaatkan Bank BPD DIY Syariah, yang dikatakannya telah menjadi mitra, dan memberikan layanan yang baik saat ini.
“Bersama BPD DIY Syariah ini sangat baik servicenya suka menyapa. Sudah dua tahun kerja sama. Jika ada problem juga cepat memberi solusi,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Kereta Api Mulai Terjadi Minggu Ini
- Komisaris Tinjau Kesiapan PLN di Masjid Raya Baiturrahman Semarang
- Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU
Advertisement
Tabrakan Maut Lawan Truk Hino di Jalur Jogja-Wonosari, Pemotor Tewas
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Perputaran Uang Lebaran di Jogja Diperkirakan Tembus Puluhan Triliun
- BEI Yogyakarta: IHSG Bergejolak, Investor Lokal Justru Bertambah
- Harga Emas Antam Sabtu 28 Maret 2026 Melonjak, Ini Daftar Gramasinya
- Harga Cabai Rawit Merah Melonjak, Ayam dan Beras Ikut Naik
- Isu Dirut Bulog Jadi Kabais TNI Ternyata Tidak Benar
- Lonjakan Harga BBM Picu Gangguan Pasokan di SPBU Inggris
- BI Prediksi Ekonomi DIY Triwulan I 2026 Melaju Berkat Efek Lebaran
Advertisement
Advertisement







