WEF Prediksi 85 Juta Pekerjaan Bakal Digantikan dengan Robot

WEF Prediksi 85 Juta Pekerjaan Bakal Digantikan dengan Robotyundai Motor Group mengembangkan teknologi di tiga bidang robotik: robot yang bisa dipakai, robot servis, dan mobilitas mikro. - HYUNDAI
21 Oktober 2020 13:07 WIB Amanda Kusumawardhani Ekbis Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – World Economic Forum (WEF) memaparkan laporan berjudul ‘Future of Jobs Report 2020’, di antaranya berisi otomatisasi dan divisi baru yang membagi tugas antara manusia dengan robot akan menggantikan 85 juta jenis pekerjaan dalam lima tahun ke depan.

“Covid-19 telah mengakselerasi masa depan pekerjaan. Akan ada skenario ganda yang bakal menganggu para pekerja di masa yang sulit ini. Jalan keluarnya adalah solusi manajemen yang proaktif,” kata Managing Director WEF Saadia Zahidi, dilansir dari Aljazeera, Rabu (20/10/2020).

Baca juga: Menilik Pasar Siaga Terbaik di DIY

Laporan itu menemukan bahwa laju adopsi teknologi terus bergerak cepat dalam lima tahun ke depan seiring dengan perkembangan komputasi awan, big data, dan e-commerce.

Pandemi Covid-19 yang diikuti dengan krisis hanya akan mempercepat proses digitalisasi dan menghantam seluruh sektor ekonomi lebih parah dibandingkan krisis finansial 2008.

Dengan sebagian besar pemimpin perusahaan mengadopsi teknologi, para pekerja diharuskan untuk terus beradaptasi melalui peningkatan kapasitas. Para pekerja yang diperkirakan masih bekerja di posisinya pada lima tahun mendatang pun diharuskan untuk berdaptasi, dengan perkiraan sekitar 5 persen diharuskan melakukan peningkatan kapasitas.

Baca juga: Ratusan Anak-Anak Dijaring Polisi karena Ikut Demo

Survei yang dilaksanakan oleh WEF ini didasarkan atas proyeksi para pemimpin bisnis dari 300 perusahaan dunia yang telah mempekerjakan sekitar 8 juta tenaga kerja.

Laporan ini juga mendesak pemerintah untuk memberikan para pekerja yang harus tersingkir dari dunia kerja dengan jarring pengaman sosial, memperbaiki sistem pendidikan, dan menawarkan insentif bagi dunia usaha untuk berinvestasi pada industri yang mampu menyediakan lapangan pekerjaan.

Lebih lanjut, perusahaan swasta bisa berperan untuk mengurangi dampak perubahan pada pasar tenaga kerja dengan menggenjot pelatihan, dan memastikan para pekerja ini tidak tertinggal dalam perkembangan teknologi.  

Sumber : Al-Jazeera