Cabai Merah Diperkirakan Jadi Pendorong Inflasi Oktober

Cabai Merah Diperkirakan Jadi Pendorong Inflasi OktoberCabai merah - Ilustrasi/Bisnis
24 Oktober 2020 22:27 WIB Maria Elena Ekbis Share :

Harianjogja.com, JAKARTA-Bank Indonesia (BI) memperkirakan terjadinya inflasi sebesar 0,08% secara bulanan (month-to-month/mtm) pada Oktober 2020. Penyumbang inflasi terbesar disebut berasal dari komoditas salah satunya cabai merah.

Inflasi tersebut masih berada pada level yang rendah setelah sebelumnya indeks harga konsumen (IHK) mengalami deflasi 0,05% mtm pada September 2020.

"Dengan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi Oktober 2020 secara tahun kalender sebesar 0,97 persen [year-to-date/ytd], dan secara tahunan sebesar 1,46 persen [year-on-year/yoy]," kata Kepala Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko dalam siaran pers, Jumat (23/10/2020).

Onny memaparkan penyumbang utama inflasi pada periode Oktober 2020 berasal dari komoditas cabai merah sebesar 0,09 persen mtm, bawang merah 0,03% mtm, minyak goreng dan daging ayam ras masing-masing 0,01% mtm.

Sementara itu, komoditas yang menyumbang deflasi di antaranya komoditas telur ayam ras sebesar -0,04% mtm, serta beras dan emas perhiasan masing-masing sebesar -0,01% mtm.

Onny menambahkan, BI akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran Covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu.

Selain itu, BI juga akan menperkuat langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan.

Sumber : JIBI/Bisnis.com