Rayakan Hari Jadi, Hotel Merapi Merbabu Berbagi

Rayakan Hari Jadi, Hotel Merapi Merbabu Berbagi Marketing Communication Merapi Merbabu Hotel & Resort Jogja Ziw Urim Togatorop (kanan) berfoto bersama di sela-sela kegiatan perayaan anniversary, Sabtu (19/12/2020). - Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo
21 Desember 2020 19:47 WIB Hafit Yudi Suprobo Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Merapi Merbabu Hotel & Resort Jogja menggelar acara perayaan anniversary mereka yang ke-9 tahun. Rangkaian kegiatan perayaan tersebut digelar sejak 15-20 Desember 2020 dengan tetap menerapkan protokol Covid-19.

Marketing Communication Merapi Merbabu Hotel & Resort Jogja Ziw Urim Togatorop mengatakan meski di tengah pandemi, sejumlah kegiatan perayaan hari jadi tetap digelar guna memantik semangat baru para karyawan.

"Rangkaian kegiatan tahun ini memang berbeda dengan tahun lalu. Anniversary kali ini tidak semegah tahun lalu. Kegiatan tahun ini tetap dilaksanakan dengan menerapkan protokol Covid-19," ujar Ziw kepada Harian Jogja, Sabtu (19/12/2020).

Kegiatan pada 15 Desember digelar dengan seremonial potong tumpeng. Selain itu bakti sosial juga dilakukan untuk membantu warga di sekitar hotel dalam menghadapi pandemi Covid-19.

"Tema tahun ini memang Merapi Merbabu The Share Space. Ini waktunya kami berbagi. Apalagi di tengah pandemi Covid-19, imbasnya kan ke seluruh bisnis. Kami juga memberikan bantuan berupa sembako guna membantu sukarelawan Merapi dalam menyediakan makanan bagi pengungsi [erupsi Gunung Merapi]," ucap dia.

Tak hanya itu paket sembako murah juga dibagikan kepada masyarakat, tak terkecuali driver ojek daring. “Warga cukup membayar Rp10.000 untuk paket sembako yang terdiri dari beras, minyak, dan gula,” ucap Ziw.

Disinggung soal okupansi jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Ziw mengaku sempat terjadi kenaikan yang cukup signifikan pada atau bulan sebelum Desember 2020, yakni sekitar 70%.

"Namun, semenjak ada kebijakan jika masuk ke Jogja harus swab antigen, turun lagi sekitar 20 persen karena ada pembatalan karena ternyata masuk Jogja harus swab, kan itu take cost juga ya, apalagi tamu yang kebetulan family," ujar dia.