Bosan dengan Wisata Alam Bebas yang Itu-Itu Saja, Paket Ini Patut Dicoba

Bosan dengan Wisata Alam Bebas yang Itu-Itu Saja, Paket Ini Patut DicobaSuasana berkemah dengan camper van. - Istimewa/Jogja Camper Van
27 Desember 2020 11:07 WIB Lajeng Padmaratri Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Pilihan berwisata semakin beragam menyesuaikan kebutuhan penggunanya. Kini, tren yang sedang perlahan menanjak ialah wisata dengan camper van. Di Jogja, opsi liburan ini diawali oleh salah satu penyedia tur dan perjalanan bernama Jogja Camper Van.

Piknik sekaligus berkemah kini banyak dipilih wisatawan untuk mengisi waktu liburan. Lewat Jogja Camper Van, wisatawan ditawarkan paket lengkap, mulai dari berwisata dengan kendaraan caravan (van), menuju objek wisata alam, dan mendirikan tenda kemah di sana.

Pengelola Jogja Camper Van, Lukman Arianto menuturkan jasa berkemah dengan mobil karavan telah dimulainya sejak Juli 2019 lalu. Jasa camper van ini berasosiasi dengan penyedia jasa tur dan perjalanan Piknik Beda yang telah dirintisnya lebih dulu pada awal 2019.

Bersama seorang kawannya yang bernama Dian, dia memang ingin memberikan layanan jasa tur dan perjalanan yang berbeda dari kebanyakan penyedia jasa serupa. Mereka ingin menghadirkan pilihan berwisata yang unik dan menarik.

Di tahun yang sama, di Pulau Bali sudah sangat berkembang wisata dengan camper van. Lukman pun terpikir untuk memulai jasa serupa.

Saat mencari informas apakah di Jogja sudah ada usaha yang melakoninya, dia hanya menemukan jasa wisata perkemahan namun dilengkapi penjemputan menggunakan mobil. Hal itu berbeda dengan yang ada di Bali, di mana mobil yang digunakan juga sudah dimodifikasi menjadi karavan dan tamu mengikuti road trip sampai ke lokasi kemah tujuan.

"Karena saat itu belum ada konsep yang mirip dengan yang di Bali, kenapa enggak bikin aja di Jogja? Akhirnya kami bikin, awalnya untuk unit, kami pakai mobil APV," kata Lukman ketika diwawancarai Harian Jogja, Selasa (22/12).

 

Modifikasi

Satu unit mobil APV matic itu kemudian ia modifikasi dengan biaya sekitar Rp60 juta. Lukman melepas dua baris jok tengah dan belakang dan menggantinya dengan kasur. Tak hanya mengubah interior, ia juga menambah fasilitas tenda di samping kendaraan. Selain itu, ia juga telah melengkapi camper van-nya dengan perlengkapan memasak dan kemah.

"Modifikasinya juga trial and error. Yang susah itu teknis saja. Misal nambah bed di belakang, tetapi ketika dipakai duduk, terlalu mepet dengan langit-langit mobil," kata dia.

Selain APV, dia juga menyediakan satu unit lain yaitu VW Combi Klasik. Unit ini sangat digemari karena lebih menawan jika digunakan untuk berswafoto. Namun, karena tergolong mobil tua, Lukman lebih mengutamakan penggunaan APV sebagai camper van.

Untuk perawatan khusus camper van, Lukman mengakui hal itu tak begitu sulit. Perawatannya masih seperti mobil pada umumnya. Hanya memang perawatan ekstra dilakukan terhadap peralatan kemah.

 

Didominasi Pemula

Ada sejumlah paket penyewaan camper van yang ditawarkan Jogja Camper Van. Mulai dari paket lepas kunci, paket bulan madu, serta paket grup yang terdiri dari empat orang. Untuk tarifnya dimulai dari Rp900.000 hingga Rp1,8 juta.

Fasilitas yang didapatkan mulai dari berwisata selama dua hari satu malam dengan camper van, perlengkapan kemah untuk bermalam, makan malam, simple BBQ, api unggun, sarapan, toilet, serta sopir.

Namun, jika memilih paket lepas kunci, maka tamu dipersilakan membawa sendiri camper van-nya tanpa sopir dari Jogja Camper Van. Sebagai gantinya, ketika sudah sampai di lokasi wisata, Jogja Camper Van akan menyediakan jasa bantu dari pengelola wisata setempat untuk membantu mendirikan tenda dan lainnya dengan biaya tambahan.

"Jadi ketika ingin menyewa camper van, bisa didiskusikan dengan kami dulu mau fasilitas apa saja. Apakah sudah terbiasa berkemah atau belum, itu perlu terbuka saja dengan kami, supaya kami bantu jika belum pernah. Kami sebisa mungkin menyediakan jasa kemah dengan nyaman," kata Lukman.

 

Pengalaman Berkemah

Keterbukaan mengenai pengalaman berkemah menurutnya juga akan sangat membantu tamu selama menggunakan camper van. Sehingga, kenyamanan yang didapatkan selama liburan akan bisa dimaksimalkan.

"Selama ini yang menyewa camper van itu didominasi orang yang belum pernah kemah. Jadi mereka pengin merasakan suasana kemah, tetapi tetap nyaman. Jadi lebih baik terbuka aja sama kami supaya kami sarankan untuk menggunakan sopir dan jasa bantu untuk mendirikan tenda dan mempersiapkan fasilitas lainnya," kata dia.

Dia menyebutkan, mereka yang menyewa camper van memang mengutamakan aspek kenyamanan selama berkemah. Kalangan itu juga lebih cenderung memilih tempat kemah yang instagramable, sehingga kemah dengan camper van bisa menjadi sarana mereka memperbarui media sosial. "Bahkan ada tamu dari Jakarta yang sewa paket keluarga cuma karena ingin anaknya merasakan kemah, tapi tetap nyaman," ujarnya.

Jogja Camper Van menyediakan jasa kemah di sejumlah objek wisata yang sudah menjalin kerja sama, sehingga mereka bisa membawa unit kendaraannya ke tepi pantai maupun ke tengah hutan pinus.

Tamu bisa pula memilih berkemah di Pantai Glagah, Waduk Sermo, Bambu Air Sermo, Bukit Watu Mabur, Hutan Pinus Bantul, Pantai Watu Kodok, bahkan Bukit Klangon di Lereng Gunung Merapi.

Sebagai pionir di bidang jasa penyewaan camper van, Lukman mengaku cukup senang ketika respons publik sangat positif. Meski saat pandemi jasa wisatanya sempat mandeg, tetapi akhir-akhir ini geliat wisata sudah kembali meningkat.