Advertisement

Asita DIY Dorong Inovasi Pariwisata Lewat Rakerda II

Anisatul Umah
Senin, 16 Februari 2026 - 17:37 WIB
Maya Herawati
Asita DIY Dorong Inovasi Pariwisata Lewat Rakerda II Rakerda II DPD Asita DIY Periode 20242029 di Royal Ambarrukmo. (istimewa)

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Rapat Kerja Daerah (Rakerda) II DPD Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) DIY periode 2024–2029 digelar di Royal Ambarrukmo dengan fokus penguatan inovasi pariwisata dan kolaborasi pemangku kepentingan. Hal ini ditegaskan dalam forum bertema “Go Beyond Ordinary” yang menjadi arah strategis pengembangan industri pariwisata DIY ke depan, Rabu (11/2/2026).

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata DIY, Ellya Shari, menekankan pentingnya sinergi antarpihak untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus memperkuat dampak ekonomi bagi masyarakat lokal melalui sektor pariwisata.

Advertisement

"Serta manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal," ujarnya dalam keterangan resminya, Senin (16/2/2026).

Ketua DPD Asita DIY, Trianto Sunarjati, menjelaskan arah strategis organisasi dalam Rakerda II Asita DIY bertumpu pada tiga pilar utama, yakni inovasi, sinergi, dan harmonisasi. Pilar inovasi difokuskan pada pengembangan produk serta layanan pariwisata yang tetap menjaga nilai budaya dan prinsip keberlanjutan.

Pilar sinergi diarahkan pada penguatan kolaborasi antara asosiasi, pengelola destinasi, pemerintah daerah, serta mitra strategis guna meningkatkan kualitas layanan dan manfaat ekonomi lokal. Adapun harmonisasi bertujuan menyelaraskan kebijakan, standar, dan tata kelola agar seluruh program berjalan terpadu serta memberi dampak jangka panjang bagi industri pariwisata DIY.

"Ketiga pijakan strategis tersebut sejalan dengan tema Rakerda II, Go Beyond Ordinary, yang mengajak seluruh anggota memperkuat asosiasi melalui kreativitas, peningkatan kualitas, dan komitmen kolektif," jelasnya.

Trianto Sunarjati menambahkan tantangan industri pariwisata masa depan menuntut program kerja yang tidak hanya adaptif terhadap perubahan, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha dan masyarakat. Menurutnya, Rakerda II Asita DIY menjadi mesin penggerak untuk melahirkan program kerja yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Ia berharap forum ini dapat menjadi momentum konsolidasi program kerja, penguatan jejaring, serta penetapan langkah strategis bagi kepengurusan periode 2024–2029 dalam mendorong inovasi pariwisata DIY yang berdaya saing.

"Dengan komitmen pada inovasi berkelanjutan, sinergi yang kokoh, dan harmonisasi kebijakan, Asita DIY optimis mendorong kemajuan pariwisata yang inklusif, berdaya saing, dan lestari," lanjutnya.

Melalui Rakerda II Asita DIY tersebut, pelaku industri perjalanan wisata diharapkan mampu memperkuat kualitas layanan, memperluas jaringan kemitraan, serta meningkatkan kontribusi ekonomi sektor pariwisata bagi masyarakat lokal, seiring upaya memperkuat posisi DIY sebagai destinasi unggulan nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Marbot Masjid di Sleman Dapat BPJS Ketenagakerjaan Gratis

Marbot Masjid di Sleman Dapat BPJS Ketenagakerjaan Gratis

Sleman
| Senin, 16 Februari 2026, 18:27 WIB

Advertisement

Jadwal Kembang Api Ramadhan 2026 Dubai Lengkap

Jadwal Kembang Api Ramadhan 2026 Dubai Lengkap

Wisata
| Senin, 16 Februari 2026, 12:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement