BNNP DIY Gandeng Budaya Jogja untuk Perangi Narkoba, Ini Strateginya
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.
Rakerda II DPD Asita DIY Periode 2024–2029 di Royal Ambarrukmo. (istimewa)
Harianjogja.com, JOGJA—Rapat Kerja Daerah (Rakerda) II DPD Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) DIY periode 2024–2029 digelar di Royal Ambarrukmo dengan fokus penguatan inovasi pariwisata dan kolaborasi pemangku kepentingan. Hal ini ditegaskan dalam forum bertema “Go Beyond Ordinary” yang menjadi arah strategis pengembangan industri pariwisata DIY ke depan, Rabu (11/2/2026).
Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata DIY, Ellya Shari, menekankan pentingnya sinergi antarpihak untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus memperkuat dampak ekonomi bagi masyarakat lokal melalui sektor pariwisata.
"Serta manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal," ujarnya dalam keterangan resminya, Senin (16/2/2026).
Ketua DPD Asita DIY, Trianto Sunarjati, menjelaskan arah strategis organisasi dalam Rakerda II Asita DIY bertumpu pada tiga pilar utama, yakni inovasi, sinergi, dan harmonisasi. Pilar inovasi difokuskan pada pengembangan produk serta layanan pariwisata yang tetap menjaga nilai budaya dan prinsip keberlanjutan.
Pilar sinergi diarahkan pada penguatan kolaborasi antara asosiasi, pengelola destinasi, pemerintah daerah, serta mitra strategis guna meningkatkan kualitas layanan dan manfaat ekonomi lokal. Adapun harmonisasi bertujuan menyelaraskan kebijakan, standar, dan tata kelola agar seluruh program berjalan terpadu serta memberi dampak jangka panjang bagi industri pariwisata DIY.
"Ketiga pijakan strategis tersebut sejalan dengan tema Rakerda II, Go Beyond Ordinary, yang mengajak seluruh anggota memperkuat asosiasi melalui kreativitas, peningkatan kualitas, dan komitmen kolektif," jelasnya.
Trianto Sunarjati menambahkan tantangan industri pariwisata masa depan menuntut program kerja yang tidak hanya adaptif terhadap perubahan, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha dan masyarakat. Menurutnya, Rakerda II Asita DIY menjadi mesin penggerak untuk melahirkan program kerja yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Ia berharap forum ini dapat menjadi momentum konsolidasi program kerja, penguatan jejaring, serta penetapan langkah strategis bagi kepengurusan periode 2024–2029 dalam mendorong inovasi pariwisata DIY yang berdaya saing.
"Dengan komitmen pada inovasi berkelanjutan, sinergi yang kokoh, dan harmonisasi kebijakan, Asita DIY optimis mendorong kemajuan pariwisata yang inklusif, berdaya saing, dan lestari," lanjutnya.
Melalui Rakerda II Asita DIY tersebut, pelaku industri perjalanan wisata diharapkan mampu memperkuat kualitas layanan, memperluas jaringan kemitraan, serta meningkatkan kontribusi ekonomi sektor pariwisata bagi masyarakat lokal, seiring upaya memperkuat posisi DIY sebagai destinasi unggulan nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.
Ponsel terasa lemot setelah dipakai lama? Ini penyebab utama smartphone melambat dan cara sederhana mengatasinya.
BYD Atto 3 generasi ketiga resmi meluncur dengan RWD, cas 5 menit hingga 70 persen, dan jarak tempuh sampai 630 km.
Pemerintah memastikan pemulangan sembilan WNI relawan Gaza usai dibebaskan dari penahanan Israel dan tiba di Turkiye.
Alex Marquez resmi absen di MotoGP Italia dan Hungaria 2026 usai mengalami cedera patah tulang selangka dan vertebra saat balapan di Catalunya.
Cristiano Ronaldo membawa Al Nassr juara Liga Arab Saudi usai mencetak dua gol saat menang 4-1 atas Damac.