Centro Amplaz Jogja Tutup Setelah 15 Tahun, Karyawan Pamit

Centro Amplaz Jogja Tutup Setelah 15 Tahun, Karyawan PamitKaryawan Centro Departement Store di Plaza Ambarrukmo Mall Jogja berpamitan. - Ist/tangkapan layar twitter
18 Maret 2021 02:17 WIB Nina Atmasari Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Media sosial di Jogja heboh dengan kabar viralnya video pamitan dari Centro Departement Store di Plaza Ambarrukmo Mall Jogja atau Amplaz.

Video pamitan para karyawan tersebut beredar di sejumlah akun media sosial seperti Twitter dan Instagram. Salah satunya adalah akun twitter @JogjaUpdate. Pada Rabu (17/3/2021) akun twitter tersebut mengunggah video tersebut.

Dalam video itu, tampak para karyawan berbaris rapi di depan pintu utama Centro. Tiga karyawan di antaranya yang berada paling depan, mengucapkan kalimat perpisahan setelah 15 tahun mengisi tempat tersebut.

Baca juga: Jangan Anggap Remeh, Kecanduann Ponsel Sebelum Tidur Berisiko Buruk

"Kami seluruh karyawan Centro Plaza Ambarrukmo mengucapkan terima kasih pada seluruh masyarakat Jogja yang sudah menemani kami selama 15 tahun ini. Tidak lupa saya ucapkan terima kasih ke seluruh jajaran manajemen Plaza Ambarrukmo dan lain sebagainya. Lima belas tahun kami berdiri di Jogja," ucap seorang karyawan di video tersebut, dengan suara bergetar.

"Kami bangga menjadi bagian dari Jogjakarta," kata karyawan yang lain.

"Kami bangga selalu bisa men-support semua masyarakat Jogja," tambah rekannya.

Di belakang ketiga karyawan tersebut, sejumlah rekannya berdiri dan turut berpamitan lewat video, di bawah tulisan "CENTRO".

Baca juga: Mantap! Pemkot Berencana Beli Mobil Insinerator untuk Atasi Sampah

Video berdurasi 57 detik itu diakhiri dengan sikap hormat para karyawan Centro Amplaz. Bersama-sama mereka meletakkan satu tangan menyilang ke bahu, lalu membungkuk, kemudian melambaikan tangan. Rolling door pun perlahan diturunkan.

"Rabu, 17 Maret 2021, Centro Plaza Ambarrukmo pamit," tulis @JogjaUpdate dalam captionnya.

Video tersebut lantas viral. Lebih dari seribu pengguna Twitter menyukai video tersebute, dan sekitar 700 warganet me-retweet-nya.

Tutupnya Centro membuat warganet bersedih. Hal ini tampak dari unggahan komentar.

"Huhu sedih, meskipun aku nggak pernah beli juga," tulis @yazid_abroor.

"Kenapa bikin sedih. Jaman kuliah suka keliling sendirian tanpa tujuan tanpa hasil tanpa beli apapun kesini. Sekarang sudah goodbye," tambah @tyasramadhania.

"Smoga ada jalan keluar yg terbaik bagi karyawannya... turut prihatin. Smoga pandemi segera berlalu," ungkap @Her_d_Brankas.