Advertisement
Presiden Jokowi: Hannover Messe Bantu Pengembangan Ekonomi Digital
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan terkait polemik impor beras melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden - Youtube
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Pemerintah berupaya memanfaatkan peluang ekonomi untuk mendorong pengembangan ekonomi digital dan industri 4.0 melalui Partner Country Hannover Messe 2021.
Acara ini akan digelar secara virtual pada 12-16 April 2021, dengan memamerkan berbagai inovasi start-up, teknologi informasi (TI), robotika, energi, kendaraan listrik, dan produk teknologi lainnya.
Advertisement
Dalam kesempatan ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka acara pameran ini secara virtual bersama dengan Kanselir Jerman, Angela Merkel. Jokowi mengatakan merupakan suatu kehormatan bagi Indonesia untuk menjadi mitra Hannover Messe 2021 kedua kalinya setelah 26 tahun lalu.
BACA JUGA : LinkAja Perkuat Ekosistem Ekonomi Digital di Jogja
“Tema tahun ini adalah transformasi teknologi, sangat relevan dengan situasi pandemi saat ini, khususnya teknologi digital (menjadi) semakin penting,” katanya, yang dikutip melalui siaran pers, Selasa (13/4/2021).
Jokowi mengatakan, transformasi teknologi menciptakan momentum yang bukan saja membawa dunia keluar dari pandemi, tetapi juga untuk melakukan lompatan besar ke depan.
“Di 2045, pada usia seabad akan menjadi tahun emas bagi Indonesia, dan ini adalah visi besar Indonesia yaitu ‘Indonesia Emas’ yang diwujudkan melalui industri 4.0. [Perkembangan] Ekonomi digital dan industri 4.0 di Indonesia adalah yang tercepat di Asia Tenggara,” jelasnya.
Adapun, Indonesia merupakan satu-satunya negara Asean yang menjadi Partner Country di ajang pameran teknologi industri tahunan terbesar Jerman di dunia tersebut.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemerintah mengusung tema Making Indonesia 4.0 dalam pameran tahun ini, sehingga Indonesia dapat menampilkan diri sebagai negara emerging yang tengah melakukan transformasi ekonomi menuju industri 4.0 yang berbasis riset dan inovasi.
BACA JUGA : Jokowi Tekankan Pengembangan Ekonomi Digital di KTT D-8
“Indonesia harus bisa tampil dan menunjukkan eksistensi sebagai negara ekonomi besar,” ujarnya.
Menurutnya, Hannover Messe akan memberikan optimisme bagi dunia usaha untuk menjaring investor skala global. Pada sektor perdagangan, para pelaku usaha juga dapat memperoleh kesempatan mendapatkan mitra untuk memperluas ekspornya.
156 pelaku industri dari Indonesia yang akan berpartisipasi dalam pameran ini, 54 di antaranya berasal dari sektor industri logam, mesin dan alat transportasi dan elektronika. Selain itu, ada sebanyak 63 startup asal Indonesia yang akan berpartisipasi. Pameran Hannover Messe diperkirakan akan menarik 1 juta pengunjung tahun ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KPK: Deadline Makin Dekat Banyak Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Kereta Api Mulai Terjadi Minggu Ini
Advertisement
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement








