Advertisement

Dekranasda DIY Dorong Digitalisasi Penjualan Batik

Herlambang Jati Kusumo
Selasa, 25 Mei 2021 - 22:37 WIB
Budi Cahyana
Dekranasda DIY Dorong Digitalisasi Penjualan Batik Wakil Ketua III Dekranasda DIY Tazbir Abdullah. - Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) DIY akan membuat platform penjualan batik secara daring. Diharapkan dengan penjualan daring, dapat kembali meningkatkan omzet para pengrajin batik.

Pandemi Covid-19 membuat berbagai macam usaha mengalami penurunan omzet. Mobilitas masyarakat yang dibatasi membuat penjualan secara konvensional sulit untuk mendapatkan pembeli.

“Memang berat saat ini. Penjualan secara konvensional sulit dilakukan, karena perjalanan langsung dibatasi. Kegiatan pameran-pameran juga masih sepi. Jadi diupayakan untuk membuat platform promosi batik, penjualan juga,” ujar Wakil Ketua III Dekranasda DIY, Tazbir Abdullah, Kamis (20/5/2021).

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Tazbir mengatakan kabupaten dan kota akan melakukan kurasi, memilih batik yang dianggap bagus. Kemudian hasilnya akan dilakukan kurasi lagi di tingkat provinsi. Diharapkan platform digital ini dapat di-launching berbarengan dengan kegiatan Jogja International Batik Biennale (JIBB) pada Oktober mendatang.

Saat ini Dekranasda DIY bekerja sama dengan Balai Diklat Industri (BDI) Yogyakarta mencoba melakukan regenerasi pengrajin batik dengan kegiatan pelatihan, sertifikasi dan penempatan kerja yang dilakukan Senin (17/5) – Sabtu (22/5). Tazbir mengatakan kerja sama ini diharapkan selain menambah generasi muda untuk melestarikan batik, juga terus mempertahankan predikat Jogja Kota Batik Dunia.

Kepala BDI Yogyakarta, Tevi Dwi Kurniati mengatakan antusiasme peserta sangat tinggi. “Kami juga memiliki program 3 in 1, yaitu pelatihan, sertifikasi dan penempatan. Jadi penempatan itu merupakan nilai lebih. Selain itu kami juga membantu untuk regenerasi perajin batik ini,” ujar Tevi.

Tevi mengatakan untuk penempatan untuk bekerja, memang sudah ada komitmen dari industri terlebih dahulu. Adanya kerja sama dengan Dekranasda DIY ini diharapkan juga dapat membantu untuk penempatan para pengrajin batik muda ini. “Ke depan kami usahakan ada pelatihan lagi untuk tahap kedua, karena ada beberapa peserta yang masih antusias untuk mengikuti,” ujarnya.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

Hajad Dalem Sekaten 2022 Kembali Digelar Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat

Jogja
| Selasa, 04 Oktober 2022, 11:57 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement