Asyik, Stimulus Tarif Listrik Diperpanjang

Asyik, Stimulus Tarif Listrik DiperpanjangWindiyanto (kiri), anak Ngatinah, pemilik rumah yang mendapat stimulus tarif listrik. - Istimewa/PLN UP3 Yogyakarta
27 Mei 2021 19:07 WIB Herlambang Jati Kusumo Ekbis Share :

Harijogja.com, JOGJA—Pelaksanaan diskon tarif tenaga listrik PLN bagi pelanggan rumah tangga subsidi, bisnis ian industri tahun ini diperpanjang mulai April hingga Juni 2021.

Manager PLN UP3 Yogyakarta, Eric Rossi Priyo Nugroho menjelaskan jumlah pelanggan PLN UP3 Yogyakarta sampai dengan April 2021 adalah 1.327.190 pelanggan. Dari jumlah itu, yang telah mendapatkan bantuan stimulus Covid-19 di DIY terdiri dari 477.860 tarif rumah tangga; 21.044 tarif sosial; 17.130 tarif bisnis; dan 20 tarif industri.

Dia mengatakan, perpanjangan stimulus tersebut merupakan upaya pemerintah dalam membantu masyarakat kurang mampu dan pelaku industri dalam menghadapi pandemi.

“Stimulus ini untuk meringankan beban masyarakat tidak mampu serta kelompok industri dan komersial dalam menghadapi masa pandemi," ucap Eric, melalui rilis, Kamis (27/5/2021).

Adapun besaran diskon tarif tenaga listrik bagi pelanggan rumah tangga, bisnis dan industri 2021, masing-masing, pertama, diskon tarif tenaga listrik sebesar 50% untuk golongan rumah tangga daya 450 VA (R1/TR 450 VA), golongan bisnis kecil daya 450 VA (B1/TR 450 VA), dan golongan industri kecil daya 450 VA (I1/TR 450 VA).

Kedua, diskon tarif tenaga listrik sebesar 25% untuk golongan rumah tangga daya 900 VA bersubsidi (R1/TR 900 VA). Ketiga, pembebasan penerapan ketentuan rekening minimum sebesar 50% untuk golongan sosial, bisnis, dan industri daya 1.300 VA ke atas, serta golongan layanan khusus.

Keempat, pembebasan biaya beban atau abonemen sebesar 50% untuk golongan sosial daya 220 VA, 450 VA dan 900 VA, golongan bisnis dan industri daya 900 VA. “Untuk mendapatkan info soal stimulus, pelanggan juga bisa mengakses melalui PLN Mobile,” ucap Eric.

Selain info stimulus pelanggan dapat mengakses layanan seperti pembelian token listrik, memeriksa tagihan, ubah daya, simulasi biaya permohonan, catat meter mandiri, dan pengaduan.

Salah satu warga penerima stimulus ini adalah Ngatinah dari Dusun Ngajeg, Tirtomartani, Kapanewon Kalasan, Sleman yang sehari–harinya bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Dia mengakui bantuan tersebut sangat membantu dalam meringankan beban hidup khususnya bagi masyarakat kurang mampu.

“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah melalui PLN yang telah membantu kami dengan pemberian stimulus listrik, sehingga mengurangi biaya listrik kami dan bisa dialokasikan kepada kebutuhan yang lain, apalagi di masa sulit seperti sekarang ini," kata anak Ngatinah, Windiyanto, Kamis.