Okupansi Hotel Capai 50 Persen di Akhir Pekan PPKM Level 3

Okupansi Hotel Capai 50 Persen di Akhir Pekan PPKM Level 3Ilustrasi hotel. - TripAdvisor
12 September 2021 06:17 WIB Yosef Leon Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Akhir pekan pertama masa penurunan PPKM level 3 DIY membawa angin segar terhadap industri perhotelan. Kunjungan dan tingkat hunian kamar atau okupansi sejumlah hotel di wilayah Jogja disebut naik meski belum terlalu signifikan.

Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo Eryono mengatakan, penurunan level PPKM di DIY cukup berdampak meski belum signifikan pada kunjugan dan tingkat okupansi hotel di wilayah itu. Walau belum semua destinasi wisata yang buka, namun perlahan-lahan okupansi hotel mulai menggeliat di Jogja.

BACA JUGA : Rata-Rata Okupansi Hotel di Jogja Selama Libur Imlek Hanya 

"Tentu ada dampak dari penurunan PPKM ini, namun belum signifikan karena obyek wisata masih ditutup terutama di pantai yang kawasan selatan atau di Gunungkidul yang saat ini jadi primadona calon tamu," ujar Dedi, Sabtu (11/9/2021).

Dedi menyebut, berdasarkan catatan pada akhir pekan pertama di masa PPKM level 3 ini tingkat okupansi pada hotel berbintang rata-rata mencapai angka 40 sampai dengan 50 persen. Namun, untuk hotel melati atau non bintang tingkat kunjungan masih stagnan di angka 0-10 persen saja.

"Tapi ketika weekend usai atau pada week day yang dimulai pada hari Minggu sampai dengan Kamis itu okupansi turun lagi untuk hotel bintang, jumlahnya di angka 15 persen sampai 30 persen," ungkap dia.

BACA JUGA : PHRI DIY Dukung PPKM Darurat, Meski Okupansi Hotel