Standar SPPG Batasi UMKM Masuk Program MBG, Ada Seleksi Ketat
Tak semua UMKM bisa langsung jadi pemasok SPPG Program Makan Bergizi Gratis karena standar kualitas dan kuantitas.
Ilustrasi/Seeyuma
Harianjogja.com, JAKARTA – Perencanaan keuangan menjadi prioritas bagi semua pasangan, terutama pasangan muda. Pernikahan tidak hanya mengubah situasi keuangan, melainkan juga pandangan keuangan.
Ada banyak pertimbangan keuangan yang perlu dipertimbangkan oleh pasangan yang baru menikah, mulai dari rekening bank, tagihan, pengeluaran uang, membeli properti, perencanaan untuk anak-anak, perencanaan pensiun, dan pengeluaran.
Tetapi, jika Anda mengabaikan prinsip-prinsip perencanaan keuangan dasar selama tahun-tahun awal, kemungkinan Anda bisa saja terjebak utang.
Untuk menghindari hal tersebut, Anda bisa mengikuti cara berikut. Dilansir dari SD Associates P.C, Sabtu (30/10/2021), berikut adalah lima tips sederhana yang dapat membantu pasangan muda dalam mengelola keuangan:
Sekarang Anda hidup sebagai pasangan, Anda akan berbagi pendapatan, utang, pengeluaran dan, baik atau buruk, kebiasaan belanja, dan tabungan.
Untuk menciptakan masa depan keuangan yang sukses, Anda dan pasangan harus sepakat untuk bekerja sama menuju stabilitas keuangan. Maka dari itu, biasakan untuk mendiskusikan keuangan. Anda bisa memulai dengan membuat anggaran yang realistis dan patuhi anggaran tersebut.
Ketika Anda sudah menikah, Anda tidak hanya menggabungkan pendapatan Anda, melainkan juga menggabungkan utang Anda dan pasangan.
Jika Anda ataupun pasangan terus-menerus berutang, maka itu akan menguras pendapatan bulanan Anda. Apalagi, jika satu orang sudah tidak bekerja dan Anda tidak bisa membayar tagihan kartu kredit. Artinya, Anda akan membayar suku bunga yang lebih tinggi untuk pinjaman di masa depan. Oleh sebab itu, penting untuk mengendalikan utang.
Jangan abaikan tabungan untuk masa pensiun. Pasalnya, saat Anda masih muda, Anda bisa lebih agresif dengan investasi Anda dengan mengambil lebih banyak risiko demi mendapatkan hasil yang lebih tinggi.
Bahkan, investasi sederhana dapat tumbuh secara eksponensial selama beberapa dekade yang mengarah ke masa pensiun, yang berarti Anda dapat mengorbankan lebih sedikit setiap bulan dan akhirnya menabung lebih banyak untuk masa pensiun Anda.
Anda juga harus mulai menyisihkan uang untuk biaya pendidikan anak di masa depan. Anda harus ingat bahwa setiap tahun, dana pendidikan selalu meningkat yang membuat Anda harus merogoh dana lebih banyak. Apa pun yang Anda lakukan, kuncinya adalah memulai lebih awal untuk memaksimalkan tabungan Anda.
Anda harus mulai menabung untuk membeli rumah baru, jika itu adalah salah satu tujuan Anda. Dengan membeli rumah, itu bisa menjadi investasi yang baik untuk kehidupan finansial Anda.
Untuk saat ini, Anda bisa membeli rumah sesuai anggaran keuangan, lalu pindah ke rumah yang lebih besar dan lebih mahal saat Anda sudah memiliki finansial yang lebih baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Tak semua UMKM bisa langsung jadi pemasok SPPG Program Makan Bergizi Gratis karena standar kualitas dan kuantitas.
Sebanyak 18 SPPG atau dapur MBG di Bantul belum beroperasi. Kendalanya mulai dari renovasi, IPAL hingga penyelesaian administrasi.
Ratifikasi Konvensi ILO 188 ditegaskan Indonesia untuk memperkuat perlindungan awak kapal perikanan dan menjamin standar kerja layak di sektor maritim.
Prabowo melantik Kepala BGN baru Nanik S Deyang dan Said Iqbal sore ini. Istana juga menegaskan tidak ada rencana mengganti Menteri Keuangan.
PPPK Kemensos 2026 resmi dibuka. Simak syarat, cara daftar SSCASN, formasi tendik Sekolah Rakyat, dan jadwal lengkap seleksinya.
Disiplin anak tanpa kekerasan menjadi fokus Parenting PAUD di Pekalongan. Orang tua diajak menerapkan pola asuh positif dan penuh kasih sayang.