Rezeki Nomplok bagi UMKM saat 11.11 dan Harbolnas

Rezeki Nomplok bagi UMKM saat 11.11 dan Harbolnas Ilustrasi e-commerce - CC0
12 November 2021 10:57 WIB Iim Fathimah Timorria Ekbis Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) menilai kehadiran festival tanggal kembar seperti 11.11 yang diinisiasi beragam platform dagang-el dan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) menjadi keuntungan tersendiri bagi konsumen dan pelaku usaha, terutama di tengah situasi pandemi Covid-19.

Ketua Umum idEA Bima Laga mengatakan tawaran potongan harga, subsidi, dan layanan pembebasan biaya kirim selama momen-momen ini berhasil menaikkan tingkat transaksi belanja daring. Dia mengatakan transaksi sempat memperlihatkan penurunan saat PPKM ketat pada Juli 2021.

“Bisa dikatakan kehadiran kampanye tanggal kembar dan Harbolnas 12.12 efektif mendorong transaksi. Saat PPKM darurat sempat ada penurunan, tetapi tidak lama dan beberapa bulan terakhir terus naik,” kata Bima ketika dihubungi, Kamis (11/11/2021).

Bima mengatakan kehadiran festival belanja turut mendorong penjualan produk lokal, termasuk yang dihasilkan oleh UMKM. Data yang dihimpun dalam pelaksanaan Harbolnas 2020 menunjukkan transaksi produk lokal telah melampaui 50 persen dari total transaksi sekitar Rp11 triliun.

Baca juga: Datang ke Jogja, Puan Maharani Langsung Mengajar Sejarah di SD Godean

“Promo-promo pada Harbolnas dan tanggal kembar mendorong belanja konsumen yang sempat melakukan penundaan. Hal ini juga menciptakan permintaan setelah pelaku usaha onboard,” kata dia.

Ketua Umum Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) Ikhsan Ingratubun mengatakan Harbolnas dan festival tanggal kembar telah membantu UMKM dalam mempromosikan produk dengan lebih efektif dan efisien.

“Terutama dengan harga produk yang mendapat subsidi sehingga bisa mendorong penjualan. Kecepatan dalam pengiriman produk juga berdampak ke transaksi,” katanya.

Sumber : bisnis.com