Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah Sabet 2 Penghargaan dari Kementerian ESDM

Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah Sabet 2 Penghargaan dari Kementerian ESDMPemberian penghargaan Patra Karya Raksa Madya.
26 November 2021 07:07 WIB Media Digital Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region IV atau yang per 1 September 2021 telah beralih menjadi PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) menerima dua penghargaan dalam Pengunegerahan Penghargaan Keselamatan Migas 2021 dari Kementeriaan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM). Penghargaan tersebut diserahkan secara daring oleh Menteri ESDM, Arifin Tasrif dan diterima oleh Executive General Manager Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Putut Andriatno pada Rabu (24/11).

Dua penghargaan tersebut adalah Patra Nirbhaya Karya Utama Adinugraha III dan Patra Karya Raksa Madya.

Patra Nirbhaya Karya Utama adalah penghargaan yang diberikan atas keberhasilan menjaga 46 juta jam kerja aman tanpa kehilangan kerja karena kecelakaan pada periode 1 Januari 2015 hingga 30 April 2021.

Sementara Patra Karya Raksa Madya diberikan berkat sistem manajemen keselamatan migas yang dijalankan di lingkungan Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah dan telah memenuhi seluruh aspek keselamatan kerja dan lingkungan sehingga berhasil menjaga kehilangan jam kerja aman dan pencemaran lingkungan.

Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) Regional Jawa Bagian Tengah, Brasto Galih Nugroho dalam keterangan pers mengatakan penghargaan yang diterima merupakan wujud komitmen yang telah dijalankan Pertamina dalam menjalankan proses bisnis distribusi energi, khususnya di wilayah operasi Jawa Bagian Tengah.

“Wilayah operasi kami meliputi Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta [DIY], di mana kami mengelola unit-unit operasi di antaranya Fuel Terminal, LPG Terminal, Integrated Terminal, Depot Pengisian Pesawat Udara [DPPU] dalam menyalurkan produk bahan bakar minyak [BBM], LPG, Avtur, dan produk lainnya kepada masyarakat maupun konsumen,” ungkapnya.

Brasto menuturkan dalam mengelola proses bisnis yang berisiko tinggi, Pertamina selalu menaruh perhatian penuh kepada aspek keselamatan kerja dalam setiap lini operasi. Untuk itu, Pertamina berkomitmen untuk terus mempertahankan dan meningkatkan capaian keselamatan kerja yang sudah dijalankan.

“Penghargaan ini merupakan kesekian kalinya yang kami peroleh dari Kementerian ESDM setiap tahunnya. Kami berharap kami dapat terus mempertahankan bahkan meningkatkan capaian ini untuk seterusnya,” kata Brasto. (ADV)