China Luncurkan Aplikasi iPhone dan Android untuk Uang Digital

China Luncurkan Aplikasi iPhone dan Android untuk Uang DigitalWarga memperlihatkan uang lembar pecahan Rp75.000 usai melakukan penukaran di Kantor Perwakilan wilayah Bank Indonesia (KPw BI) Jawa Barat, Bandung, Jawa Barat, Selasa (18/8/2020). - Bisnis / Rachman\\r\\n
07 Januari 2022 06:17 WIB Newswire Ekbis Share :

Harianjogja.com, BEIJING - China telah meluncurkan versi pertama dari aplikasi yang bisa digunakan untuk menyimpan dan membayar dengan yuan digital atau yang dikenal sebagai e-CNY.

Menurut South China Morning Post, Yuan digital bukanlah mata uang kripto, ini dikembangkan oleh People's Bank of China (PBOC) untuk menggantikan uang kertas dan koin, dengan demikian, ini bukan bentuk pembayaran terdesentralisasi, juga tidak akan beroperasi di blockchain.

Meskipun mungkin terdengar seperti kita sudah membayar dengan uang digital saat kita menggunakan kartu kredit atau layanan pembayaran online seperti PayPal dan Apple Pay, yuan digital tidak seperti itu.

e-CNY pada dasarnya adalah uang tunai fisik yang diubah menjadi bentuk digital, dan telah berjalan sejak 2014. Menurut CNBC, distribusi mata uang digital akan dilakukan menggunakan sistem dua tingkat yang mentransfer e-CNY dari PBOC ke bank komersial.

Bank kemudian akan mendistribusikan mata uang langsung ke konsumen. Karena e-CNY bukan mata uang terdesentralisasi seperti bitcoin dan cryptocurrency lainnya, e-CNY tidak menjanjikan privasi yang sama.

Deutsche Bank mengatakan akan "mengendalikan anonimitas," yang berarti pengguna dapat memilih untuk menyembunyikan identitas mereka dari rekanan, tetapi masih akan membiarkan pihak berwenang memantau transaksi untuk kegiatan ilegal seperti pencucian uang.

Aplikasi pembayaran digital seperti WeChat dan AliPay telah memiliki dasar yang kuat di China, dengan sekitar sembilan dari 10 orang China mengatakan bahwa mereka menggunakan salah satu aplikasi dalam satu tahun terakhir.