Investor Pemula Kripto Rawan Bikin Kesalahan, Ini yang Perlu Dihindari

Investor Pemula Kripto Rawan Bikin Kesalahan, Ini yang Perlu DihindariIlustrasi token aset mata uang kripto yang menarik minat para investor. - Freepik
12 Januari 2022 23:07 WIB Annasa Rizki Kamalina Ekbis Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Investor pemula di mata uang kripto (cryptocurrency) rawan bikin kesalahan. Investasi kripto sedang populer mencapai puncak selama periode pandemi Covid-19.

Investasi mata uang kripto menjadi hal menarik bagi generasi muda lantaran memiliki hasil yang menjanjikan. Namun, jangan asal berinvestasi. Pahami terlebih dahulu hal-hal yang harus Anda hindari.

Layaknya investasi saham, banyak kesalahan yang dilakukan investor pemula saat trading aset kripto. Kuncinya, Anda jangan takut ketinggalan atau fear of missing out (FOMO) dengan berita yang muncul.

Berikut ini 5 kesalahan umum yang sering dilakukan investor pemula kripto yang harus Anda hindari seperti dilansir dari The Times, Rabu (12/1/2022).

1. Membeli koin karena harganya murah

Jangan tergiur dengan koin kripto dengan harga murah. Terkadang harga rendah karena suatu alasan. Hati-hati terhadap cryptocurrency dengan tingkat pengguna yang turun. Seringkali juga, pengembang meninggalkan proyek dan berhenti diperbarui dengan benar yang menyebabkan koin kripto tersebut tidak aman.

2. Terjerat penipuan

  • Penipuan cloud multiplier

Penipu terkadang menghubungi korban melalui email atau teks dengan "peluang investasi". Mereka berjanji untuk memberi investor dua kali lipat atau tiga kali lipat jumlah yang mereka masukkan ke dalam bitcoin jika mereka mengirim cryptocurrency mereka ke dompet digital tertentu.

  • Spoofing

Penjahat dapat dengan mudah menaikkan atau menurunkan harga mata uang kripto yang sangat kecil atau tidak dikenal. Mereka juga membuat pesanan beli atau jual palsu dan terkadang mengirimkan nilai mata uang yang meroket hingga ratusan persen sekaligus.

Ketika pedagang tanpa disadari bergegas masuk untuk mencoba dan mengambil bagian dari tindakan, para penjahat membatalkan pesanan — yang tidak akan pernah mereka penuhi sejak awal — dan dalam beberapa keadaan yang dapat menyebabkan harga jatuh.

Mereka dapat menaikkan harga dengan mempromosikannya di media sosial, lalu menjualnya di bursa kripto dengan harga lebih tinggi. Kemudian mereka menghilang.

  • Hardware wallet berbahaya

Gunakanlah hardware wallet kripto agar dana tetap aman. Jangan tergiur dengan wallet yang tidak dikenal atau belum ada bukti amannya.

  • Koin palsu

Dengan begitu banyak jenis koin di pasar, mungkin sulit untuk membedakan mana yang nyata dan mana yang tidak. Ketika Anda berinvestasi dalam koin palsu, penjahat dapat mencuri identitas dan uang Anda Mereka melakukan ini melalui phishing. Jangan mengambil kata orang lain untuk itu dan gunakan sebanyak mungkin sumber untuk melakukan penelitian Anda sendiri.

3. Melakukan 'All-In'

Beberapa aplikasi perdagangan yang lebih mencurigakan menyarankan Anda untuk memaksimalkan uang Anda dengan bertaruh sebanyak mungkin.

Kiat investasi kripto yang lebih baik adalah dengan hanya menggunakan proporsi tertentu dari modal investasi Anda, katakanlah 5 persen. Selalu simpan dana tunai darurat yang tidak pernah diinvestasikan di pasar.

4. Berpikir kripto adalah 'uang mudah'

Tidak ada yang mudah untuk menghasilkan uang melalui perdagangan segala jenis aset keuangan, baik saham, komoditas seperti perak dan emas, atau mata uang kripto. Siapa pun yang mengatakan berbeda mungkin mencoba menipu Anda agar membuat kesalahan.

5. Lupa kata kunci atau keyphrase kripto

Jika memiliki hardware wallet untuk menyimpan kripto Anda secara offline, melupakan keyphrase seperti kehilangan kunci ke brankas bank. Tanpa frasa kunci, semua kripto Anda tidak akan dapat dipulihkan.

Bijak dalam berinvestasi baik di saham maupun mata uang kripto. Biasakan melakukan riset terlebih dahulu untuk menghindari berbagi risiko yang tidak diinginkan.

Sumber : JIBI/Bisnis.com