Advertisement

Toba.AI Dukung Transformasi Digital UMKM

Abdul Hamied Razak
Senin, 31 Januari 2022 - 16:07 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Toba.AI Dukung Transformasi Digital UMKM Ilustrasi Toba.Al - Ist

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN- Transformasi digital dinilai sebagai jawaban pengembangan UMKM di Indonesia. Dunia digital merupakan peluang untuk semua sektor khususnya sektor ekonomi. Sayangnya, di Indonesia belum banyak UMKM yang menjangkau ranah digital.

Deputi Direktur Asosiasi Perempuan Pengusaha Kecil (Asppuk) Mohammad Firdaus menyebutkan ada 60% pelaku UMKM masih memasarkan produknya secara tradisional. Padahal bila pelaku UMKM dapat memasarkan produk secara digital hal itu akan lebih menguntungkan dan bisnisnya akan lebih berkembang.

"Kurangnya modal, keterbatasan Sumber daya Manusia (SDM) merupakan faktor utama penghambat transformasi digital untuk UMKM. Rata-rata pelaku Usaha merupakan orang berusia lebih dari 40 tahun, dan belum banyak yang paham tentang media sosial, cara menggunakannya, dan cara memaksimalkan medsos," katanya melalui rilis yang diterima Harian Jogja, Senin (31/1/2022).

Saat ini, katanya, UMKM di Indonesia mencapai 65,4 juta. Dari jumlah tersebut yang berkontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 61, 07% atau senilai Rp8.573,9 triliun. "UMKM merupakan salah satu pilar terpenting perekonomian Indonesia dan juga memiliki potensi besar yang dapat dikembangkan untuk menjadi lebih baik lagi," katanya.

Baca juga: Kisah Pelaku UMKM Jogja "Selamat" Berkat TUKONI

Pemerintah menargetkan 30 juta UMKM sudah menjangkau ranah digital pada akhir 2024 mendatang. Hal ini berarti dibutuhkan 6 juta UMKM Go Digital setiap tahun agar target tersebut dapat terealisasikan. "Hal inilah yang menyebabkan Widya Analytic mencoba membantu transformasi digital untuk UMKM melalui salah satu produknya yaitu Toba.AI," katanya.

Toba.Ai merupakan aplikasi analisis media sosial khususnya Instagram yang dapat membantu untuk mengukur, menganalisis, dan membuat strategi untuk penggunanya. "Salah satu target market Toba.Ai kalangan UMKM. Dengan menggunakan Toba.Ai diharapkan para pelaku UMKM dapat terbantu dan dapat mengoptimalkan instagram," katanya.

Dijelaskan Firdaus, masalah utama terhambatnya digitalisasi UMKM adalah mereka kebingungan menggunakan Instagram dan membuat strategi pemasaran untuk sosial media. Widya Analytic menghadirkan analisis media sosial berbasis web yang gampang digunakan dan mudah dicerna sehingga dapat membantu UMKM untuk memasarkan produk di instagram hingga menganalisis instagram yang digunakan.

Ada banyak fitur yang diberikan Toba.Ai untuk memudahkan penggunanya memahami instagramnya. Pengguna Toba.AI dapat mengetahui data-data instagramnya, baik harian mau pun mingguan. Data yang ditampilkan seperti data demografi followers, engagement rate, reach, impression yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan berikutnya.

Data-data yang ditampilkan adalah data resmi yang dikeluarkan oleh Meta. Toba.Ai sudah memiliki izin khusus dari Meta untuk menggunakan data tersebut, sehingga faktor keamanan tak diragukan lagi.

Advertisement

Toba.Ai memiliki tampilan dashboard yang menarik dan mudah dipahami. Pada dashboard tersebut pemilik akun dapat melihat insight akun yang didaftarkan ke Toba.Ai. Terdapat kolom engagement rate, pada kolom tersebut pengguna dapat melihat berapa angka engagement akun, grafik turun naiknya engagement, dan juga angka yang menunjukkan engagement naik atau turun.*

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

Top 7 News Harianjogja.com Sabtu, 1 Oktober 2022

Jogja
| Sabtu, 01 Oktober 2022, 09:07 WIB

Advertisement

alt

Hadir Tempat Glamping Baru di Jogja, Arkamaya Sembung Namanya

Wisata
| Jum'at, 30 September 2022, 15:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement