Advertisement

Bank BPD DIY Dukung Digitalisasi Perbankan Untuk Peningkatan Sektor Pariwisata

Media Digital
Selasa, 26 April 2022 - 06:47 WIB
Jumali
Bank BPD DIY Dukung Digitalisasi Perbankan Untuk Peningkatan Sektor Pariwisata Fera Mia usai acara talk show Gerakan Kasih Ramadan Kulonprogo yang digelar di kawasan Tugu Malioboro, bandara YIA, pada Senin (25/4/2022). - Harian Jogja /Hafit Yudi Suprobo

Advertisement

Harianjogja.com, TEMON — Bank BPD DIY mendukung upaya digitalisasi perbankan guna mendorong peningkatan sektor pariwisata di wilayah DIY.

Digitalisasi dinilai menjadi cara yang paling ampuh untuk memfasilitasi kegiatan finansial selama masa pandemi Covid-19.

Pimpinan desk kredit mikro kecil dan konsumer Bank BPD DIY Fera Mia Rosa mengatakan, jawatannya mendukung didirikannya digital village di sejumlah wilayah yang ada di DIY.

"Kami terus berkoordinasi dengan sejumlah stakeholder Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah. Terdiri dari banyak unsur di antaranya biro perekonomian DIY, Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kami terus menganalisa sesuatu yang dibutuhkan masyarakat," kata Fera Mia usai acara talk show Gerakan Kasih Ramadan Kulonprogo yang digelar di kawasan Tugu Malioboro, bandara YIA, Senin (25/4/2022).

Lebih lanjut, akses finansial yang mudah, khususnya di wilayah DIY diharapkan mampu berdampak positif terhadap pengembangan wisata. Akses keuangan yang cash less diharapkan mampu mendukung protokol Covid-19.

"Kita harus segera bangkit dari kondisi pandemi Covid-19. Kondisi pandemi memberikan hikmah banyak untuk bangkit secara digital. Kita kan saat ini sangat meminimalkan pertemuan langsung, transaksi menggunakan QRIS kami juga memperkaya fitur mobile banking," ungkap Fera Mia.

Dikatakan Fera, jawatannya juga telah mendorong digitalisasi di sejumlah objek wisata. Seperti, di objek wisata Tebing Breksi, Kawasan Tlogo Putri dan wisata kuliner di Nanggulan.

"Dari sisi pendanaan atau pembiayaan kredit juga kami terus berinovasi. Kami berkomitmen dengan menggelontorkan kredit murah di antaranya kur bunga 6% menurun per tahun atau setara 0,27 persen per bulan flat bahkan masih dapat subsidi tambahan sebesar 3 persen per tahun. Hingga Desember netto bunga hanya 0,13 persen flat," ungkap Fera Mia.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Streaming Starjoja FM
alt

Ternak Mati Terpapar PMK Bisa Dapat Bantuan, Bupati Sleman: Semua Harus Terdata

Sleman
| Rabu, 10 Agustus 2022, 07:47 WIB

Advertisement

alt

Dulu Dipenuhi Perdu Liar, Kini Pantai Goa Cemara Jadi Primadona Baru Wisata di Bantul

Wisata
| Senin, 08 Agustus 2022, 15:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement