Advertisement
Gerai Baru Dagadu Djokdja Usung Konsep Baru
Gerai baru Dagadu Mangkubumi di Jalan Margo Utomo, Jogja, Sabtu (30/4).- Ujang Hasanudin - harianjogja.com
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA-PT. Aseli Dagadu Djokdja membuka gerai baru di Jalan Mangkubumi atau Jalan Margo Utomo Nomor 21 Jogja. Berbeda dengan lima cabang yang lainnya, gerai yang dinamakan Dagadu Mangkubumi ini mengusung konsep terbaru.
“Menggabungkan gerai Dagadu, kedai gelato, coffee shop yang dilengkapi rooftop untuk dapat dinikmati secara lengkap. Gerai baru ini Dagadu Djokdja namakan sebagai Dagadu Mangkubumi supaya familiar di masyarakat,” kata Direktur sekaligus CEO PT. Aseli Dagadu Djokdja, Mirza Arditya, kepada wartawan di Gerai Dagadu Mangkubumi yang berlokasi tepat berada di depan hotel Grand Zuri, Sabtu (30/4/2022).
Advertisement
Mirza mengatakan untuk pertama kalinya juga Dagadu Djokdja memiliki kedai gelato yang diberi nama Dagadu Gelato by Massimo. Dagadu Gelato hadir dan menggandeng brand gelato ternama dari Bali, Massimo Gelato. Es krim yang Memiliki varian rasa dan kualitas yang ditawarkan dari brand yang sudah sangat dikenal oleh para wisatawan ketika berkunjung ke Bali.
Kali ini Dagadu Gelato by Massimo membawa kelezatan yang sama dari Bali di Jogja yang tergabung di dalam satu konsep lengkap, Dagadu Mangkubumi. Selain gerai Dagadu yang identik dengan penjualan kaus, Dagadu Mangkubumi ini dilengkapi dengan coffee shop di lantai II yang diberi nama Lokio.
BACA JUGA
“Lokio diambil dari bahasa Italy l’occhio yang berarti mata dan kemudian dimudahkan dalam penulisannya menjadi Lokio supaya mudah dikenal masyarakat,” ujar Mirza.
Menurut Mirza, Coffee Shop ini juga menawarkan kenyamanan untuk menikmati aneka jenis hidangan kekinian sembari disuguhkan pemandangan jalan Margo Utomo serta keindangan langit kota Jogja di rooftop Dagadu Mangkubumi.
Dengan adanya konsep baru ini, kata Mirza, dengan penuh semangat Dagadu ingin memperkenalkan bahwa Dagadu Djokdja sudah berkembang dan lebih dari hanya sebuah toko cenderamata.
Lebih dari itu, Dagadu Djokdja hadir untuk meningkatkan kenyamanan dan pengalaman bagi costumer yang berkunjung ke gerai- gerai Dagadu Djokdja karena dalam satu gerai terdapat banyak hal yang bisa dilakukan selain berbelanja oleh-oleh khas Jogja.
Lokasi Dagadu Mangkubumi ini juga cukup strategis. Selain dekat dengan Tugu Jogja sebagai ikon Jogja, juga dekat dengan Stasiun Tugu yang berjarak sekitar 200 meter. Selain itu depan Dagadu Mangkubumi juga ada halte Trans Jogja.
Kemudahan ini tentunya dapat membuat para wisatawan dan costumer dapat berbelanja produk Dagadu Djokdja, menikmati Dagadu Gelato by Massimo, kopi di Lokio serta sembari menikmati keindahan langit kota dan hiruk pikuk perkotaan kota Jogja dari rooftop.
Mirza menambahkan Dagadu Djokdja terus berupaya melahirkan desain-desain terbaru yang kekinian untuk mengikuti tren di masyarakat. Tidak hanya mengusung kaus, namun lebih lengkap dengan jaket kemeja, topi, gelas, gantungan kunci, dan sebagainya. Tiap bulan setidaknya ada 40-45 desain yang dilahirkan.
“Meski di usianya yang sudah ke-28 tahun Dagadu ingin tetap muda. Kami ingin tetap muda dan menggoda,” tukasnya.
Selain enam gerai di Jogja, Dagadu Djogdja juga sudah membuka cabang di luar Jogja seperti Bandung dan Jakarta, bahkan dalam waktu dekat akan merambah sampai luar negeri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Harga Emas Antam Sabtu 11 April Naik Tipis, Cek di Sini
- Konflik Timur Tengah Mereda, Wall Street Kompak Parkir di Zona Hijau
- Harga Emas Antam 8 April Melonjak Tajam, Nyaris Sentuh Tiga Juta
- Rupiah Tembus Rp17.000 per Dolar AS, Ini Rencana Bank Indonesia
- Harga Emas Antam Melonjak, Tembus Rp2,85 Juta per Gram
Advertisement
Starting Lineup Barito vs PSS, Super Elja Turunkan Terens-Riko-Toca
Advertisement
Di Balik Pegunungan Taihang China Berdiri Menara Kembar Memikat
Advertisement
Berita Populer
- Transformasi Digital JNE Berbuah Penghargaan Nasional
- Harga Emas Antam Sabtu 11 April Naik Tipis, Cek di Sini
- Pakar UMY: Konflik Global Tekan Ekspor, Industri Manufaktur Terancam
- Volume Penumpang KAI Daop 6 Jogja Tumbuh 8 Persen di Triwulan I
- Harga Cabai Rawit Tembus Rp83 Ribu Hari Ini
- Kondisi Global Bergejolak, Seskab Teddy: Kondisi Nasional Tetap Stabil
- Uni Eropa Bergantung ke China untuk Bahan Baku Utama Industri
Advertisement
Advertisement







