Libur Panjang, Reservasi Hotel di Jogja Meningkat

Libur Panjang, Reservasi Hotel di Jogja MeningkatIlustrasi - Freepik
12 Mei 2022 12:47 WIB Herlambang Jati Kusumo Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Hotel di DIY kembali kebanjiran tamu pada libur panjang akhir pekan ini. Reservasi tamu dari berbagai daerah mulai masuk.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY, Deddy Pranowo Eryono mengatakan sampai dengan saat ini, mulai Jumat (13/5/2022) - Rabu (18/5/2022) reservasi masuk rata-rata mencapai 50%. “Kemungkinan akan naik, tamu saat ini kebanyakan dari wilayah DKI Jakarta dan Jawa Tengah,” ucap Deddy, Kamis (12/5/2022).

Deddy mengungkapkan setelah melihat tren di libur Lebaran sebelumnya dan reservasi yang cukup baik di pekan ini, ia optimistis menjadi momentum kebangkitan pariwisata DIY. “Kesiapan ke depan PHRI adalah membenahi kekurangan-kekurangan yang ada, baik dari segi fasilitas-fasilitas kamar, hotel, resto dan SDM, karena selama dua tahun pemasukan minim sekali, agar tamu-tamu lebih nyaman,” kata Deddy.

Ia juga menaruh harapan pelonggaran aktivitas masyarakat yang ada saat ini, dapat dilanjutkan, dengan dibarengi protokol kesehatan (prokes) yang ketat. “Harapan kita, pemerintah tidak lagi memberi kebijakan-kebijakan yang mendadak dan berubah-ubah, yang penting kesehatan dan ekonomi bisa berjalan seiring sejalan,” ujarnya.

Baca juga: Libur Lebaran Hotel di DIY Kebanjiran Tamu

Asst. Public Relations & Loyalty Manager Swiss-Belboutique Yogyakarta, Leno Christiannaldo mengungkapkan pada akhir pekan ini, reservasi kamar yang ada telah terisi penuh. “Weekend ini sudah full booked. Tamu rata-rata masih dari Jakarta, Surabaya, Semarang dan sekitarnya,” ucap Leno.

Dikatakannya dalam menghadapi libur panjang ini, Swiss-Belboutique Yogyakarta telah menyiapkan berbagai hal, termasuk prokes yang ketat. “Kami sudah maintenance, prepare termasuk SDM. Kami harap pelonggaran seperti ini berlanjut. Sudah kangen lihat keriwehan yang seperti ini, yang tiga tahun kebelakang tidak ditemui oleh teman-teman hotel,” ujar Leno.

Jika merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS) DIY, yang belum lama ini dirilis, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang DIY mulai menunjukan peningkatan pada Maret 2022. Pada bulan itu TPK tercatat sebesar 51,65% atau naik 6,65 poin dibandingkan TPK Februari 2022 yang tercatat sebesar 45,00%. Sedangkan jika dibanding dengan TPK Maret 2021 yang tercatat 40,42%, TPK Maret 2022 mengalami kenaikan sebesar 11,23 poin. TPK tertinggi pada Maret 2022 tercatat pada hotel bintang lima yang mencapai 62,55%, dan TPK terendah tercatat pada hotel bintang satu yaitu sebesar 30,20%.