Advertisement
Agustus Diprediksi Puncak Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke DIY
nWisatawan asing melintas di lereng Gunung Merapi wilayah Kaliadem, Cangkringan, Sleman, setelah terjadi erupsi, Selasa (3/3/2020). - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY menyebut Agustus menjadi puncak kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di DIY. Wisatawan dari Eropa mendominasi tingkat kunjungan tersebut.
Ketua GIPI DIY, Bobby Ardyanto Setyo Ajie mengatakan tren kunjungan wisman di DIY mulai terlihat dari Mei, dan berlanjut di bulan-bulan selanjutnya. “Puncaknya di Agustus ini kunjungan wisman. Setelah Agustus, mulai menurun lagi. Di Desember nanti mungkin agak naik, dengan momen Natal dan Tahun Baru,” ucap Bobby, Rabu (3/8/2022)
Advertisement
Dikatakan Bobby kunjungan wisman saat ini masih didominasi dari Eropa. Tren ini berubah menurutnya, dari sebelum pandemi Covid-19. Sebelumnya tren kunjungan wisman banyak didominasi dari wilayah Asia. “Saya kurang tahu penyebabnya, apakah dari sisi kondisi ekonomi atau karena kebijakan perjalanan dari negaranya,” kata Bobby.
BACA JUGA: Sudah Final, Trase Tol Jogja-YIA Belum Bisa Diungkap ke Publik
Kunjungan wisman yang tinggi beberapa waktu terakhir, membuat semua industri wisata ikut bergerak. Berbeda dengan saat puncak kunjungan wisatawan domestik yang lalu. Menurutnya belum semua industri bisa bergerak. Dicontohkannya yang berkecimpung dalam jasa perjalanan. Wisatawan domestik banyak yang merencanakan sendiri perjalanan, dan berangkat dengan kendaraan pribadi.
“Posisi seperti sekarang banyak inbound masuk, semua tergerakan akomodasi, makan minum, tour travel, guide tergerakan, karena sekitar 70% in package. Saat ini juga dapat dikatakan menunjukan tren positif pemulihan pariwisata,” kata Bobby.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DIY, Sugeng Arianto mengungkapkan kunjungan wisman yang masuk dari Yogyakarta International Airport (YIA) mulai terlihat pada April. “Memasuki bulan keempat 2022, pergerakan kunjungan wisman mulai terlihat. Tercatat 35 wisatawan mancanegara yang masuk melalui Bandara Internasional Yogyakarta,” kata Sugeng.
Bahkan pada Mei jumlah kunjungan naik lebih dari tujuh kali lipat dibandingkan dengan bulan sebelumnya, atau tercatat 260 wisman. Tren kenaikan kembali tercatat pada Juni dengan jumlah kunjungan sebanyak 369 wisman atau mengalami kenaikan sebesar 41,92%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Harga Emas Antam 8 April Melonjak Tajam, Nyaris Sentuh Tiga Juta
- Rupiah Tembus Rp17.000 per Dolar AS, Ini Rencana Bank Indonesia
- Harga Emas Antam Melonjak, Tembus Rp2,85 Juta per Gram
- Purbaya Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik hingga Akhir 2026
- Forbes April 2026: Kekayaan Elon Musk Tembus Rp13.746 Triliun
Advertisement
Advertisement
Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten
Advertisement
Berita Populer
- Iuran Belum Naik, BPJS Kesehatan Pilih Suntikan Dana dan Pencegahan
- Bank Dunia: Ekonomi Indonesia Diprediksi Tumbuh 4,7 Persen di 2026
- Bansos April 2026 Mulai Cair Pekan Ini, Begini Detail Cara Mengeceknya
- Harga Emas Antam 8 April Melonjak Tajam, Nyaris Sentuh Tiga Juta
- Ekspor DIY Tumbuh Saat Dunia Lesu AS Jadi Pasar Utama
- Menaker Klaim Banyak Lowongan Kerja
- Tekanan Global Menguat, BI Cenderung Tahan Penurunan Suku Bunga
Advertisement
Advertisement








