Ideologi Ekstrem Masuk Ruang Digital, Amir Mahmud Ingatkan Pentingnya Pancasila
Ideologi ekstrem menyasar ruang digital. Amir Mahmud menilai Pancasila, literasi, dialog dan ketahanan sosial penting menjaga persatuan bangsa.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA — Pemerintah diminta segera menyalurkan bantuan kepada warga miskin terdampak kenaikan harga BBM. Tujuannya, untuk mengurangi penderitaan warga miskin terdampak kenaikan harga BBM.
Ekonom DIY, Prof Edy Suandi Hamid mengatakan saat harga BBM naik dan berdampak pada barang lainnya, maka pemberian bantuan bagi warga terdampak yang tidak mampu dan kaum duafa harus segera dilakukan.
"Kalau dari sisi ekonomi, meski banyak orang beda pendapat, kalau kompensasi itu tidak segera diberikan maka akan menambah penderitaan kaum miskin," katanya saat dihubungi Harianjogja.com, Senin (5/9/2022).
Hanya saja, dia menekankan agar kompensasi yang diberikan tepat sasaran dan betul-betul diterima orang miskin, bukan yang tidak berhak.
BACA JUGA: Banyak yang Spesial dari Honda di Festival Hari Pelanggan Nasional
Oleh karena itu, dia meminta agar data penerima kompensasi BBM tersebut yang akurat, aparat yang jujur dan pengawasan yang ketat. "Karena selalu, ketika ada hal seperti ini [bantuan] selalu ada penyelewengan, ini tidak akan maksimal," kata Rektor Universitas Widya Mataram Yogyakarta itu.
Penyelewengan yang dimaksud Edy, tidak hanya adanya salah sasaran tetapi juga bantuan tersebut dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu.
Misalnya dijadikan orang untuk mencari popularitas dikaitkan dengan kepentingan politik menjelang pelaksanaan Pemilu. "Jadi bantuan harus diawasi agar tidak dijadikan bahan kampanye," katanya.
Edy mengatakan, kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM (mencabut subsidi BBM) dinilai tepat. Alasannya selama ini, subsidi BBM banyak dinikmati orang kaya.
Padahal subsidi yang betul diberikan kepada orang miskin, bukan kepada komunitas. Ketika komunitas mendapatkan subsidi, maka akan memperoleh bagian dari orang miskin.
"Subsidi yang baik justru diberikan kepada orang miskin. Celakanya subsidi BBM banyak dinikmati oleh orang kaya. Oleh karenanya bagi saya, kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM itu tepat," kata mantan Rektor Universitas Islam Indonesia (UII) Jogja itu.
Edy mengatakan bila memungkinkan pemberian bantuan tersebut dilakukan tidak hanya sekali tetapi sampai dampak kenaikan harga BBM sudah tidak dirasakan oleh warga miskin. Meski begitu, bukan selamanya bantuan tersebut diberikan.
"Sifatnya hanya mengurangi dampak kenaikan harga BBM. Misalnya tiga bulan. Ya tidak selamanya," kata Edy.
Menurut Edy, kenaikan harga-harga tidak hanya berasal dari dampak kenaikan harga BBM tetapi juga bisa disebabkan ulah para spekulan. Untuk itu, lanjut Edy, pemerintah harus proaktif untuk mengawasi dan menjaga agar aliran suplai barang terjaga dengan baik. "Terutama supply bahan-bahan pokok, Bulog harus proaktif menjaga stabilitasinya," kata Edy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ideologi ekstrem menyasar ruang digital. Amir Mahmud menilai Pancasila, literasi, dialog dan ketahanan sosial penting menjaga persatuan bangsa.
BPK menemukan dua pelaku usaha menerima fasilitas tax holiday meski telah berproduksi komersial sebelum mengajukan permohonan.
Sedikitnya 17 orang tewas dan 25 lainnya terluka dalam insiden desak-desakan di festival Durga Puja di Kolkata utara, India.
Harga BBM 18 Oktober 2026 di Pertamina, Shell, Vivo, dan BP. Simak daftar harga Pertalite, Pertamax, Dexlite, hingga BBM diesel.
Bayern Muenchen menang 6-1 atas RB Leipzig pada pekan keenam Bundesliga 2026/27. Luis Diaz mencetak hattrick di Allianz Arena.
Asap karhutla mengganggu 2.458 penerbangan di 29 bandara pada 11 Agustus–17 Oktober 2026. Simak rincian dampak dan daftar bandara terdampak