Advertisement

Banyak Mahasiswa Baru di DIY, Sepeda Motor Jadi Tambah Laris dan Waktu Inden Lebih Lama

Tri Indah Lestari/M134
Selasa, 06 September 2022 - 16:57 WIB
Budi Cahyana
Banyak Mahasiswa Baru di DIY, Sepeda Motor Jadi Tambah Laris dan Waktu Inden Lebih Lama Dealer sepeda motor di Jalan Affandi, Sleman, tak memajang motor matik karena keterbatasan stok, Sabtu (3/9/2022). - Harian Jogja/Tri Indah Lestari

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Banyaknya mahasiswa baru dan siswa SMA di DIY membuat penjualan motor laris manis. Pembeli motor matik bahkan harus inden berminggu-minggu atau bahkan sampai bulanan.

Prima, 29, Supervisor Marketing Dealer Honda Nusantara Gejayan Sakti di Jalan Affandi, Sleman, mengatakan stok motor matik kosong sejak awal 2022. Sebabnya adalagh krisis bahan baku.

BACA JUGA: Duh, Data 3.000 PNS Bocor dan Dijual Bebas! Isinya NIK hingga Rekening

“Salah satu komponen yaitu chip semikonduktor sulit didapatkan karena dipesan langsung dari China dan Rusia yang sekarang sedang perang,” kata dia beberapa waktu lalu.

Motor matik seperti Beat, Scoopy, dan Genio, pun langka. Sementara, stok sepeda motor manual maupun sport masih aman. 

Penyebab kelangkaan lainnya adalah lonjakan pembeli yang sebagian besar merupakan mahasiswa baru dan anak sekolah SMA. Akibatnya, waktu inden pun menjadi lebih lama.

Terbatasnya unit motor matik juga terjadi di Dealer Honda ABC Motor di Jalan Mangkubumi Jogja dan Dealer Honda New Colombo di Jalan Senopati.

BACA JUGA: Siap-Siap! Bansos BBM di Sleman Cair Dua Sampai Tiga Hari Lagi

Prima mengatakan jangka waktu inden berbeda-beda tergantung dari warna dan jenis unit motor yang diinginkan. Misalnya di Honda Nusantara Gejayan Sakti, Scoopy Prestige digandrungi banyak orang sehingga waktu inden bisa sampai empat bulan.

Dahulu, dalam sehari dealer yang ia kelola bisa mengantar sampai 50 unit sedangkan sekarang hanya sekitar 10 unit. 

Advertisement

Salah satu mahasiswi UPN Yogyakarta, Mutia, 20, sudah menunggu selama satu bulan. Dia harus inden dua bulan. “Sudah pesan dari Agustus dan dijanjikan dua bulan, tetapi saya harus menunggu tiga bulan lagi dari bulan September ini,” ujar dia.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

Top 7 News Harianjogja.com Sabtu, 1 Oktober 2022

Jogja
| Sabtu, 01 Oktober 2022, 09:07 WIB

Advertisement

alt

Hadir Tempat Glamping Baru di Jogja, Arkamaya Sembung Namanya

Wisata
| Jum'at, 30 September 2022, 15:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement