Advertisement

Perempuan Punya Peran Penting di Pengembangan Pariwisata Jogja, Ini Buktinya

Abdul Hamied Razak
Rabu, 01 Maret 2023 - 12:27 WIB
Sunartono
Perempuan Punya Peran Penting di Pengembangan Pariwisata Jogja, Ini Buktinya Puncak ulang tahun keempat WIPI DIY ditandai dengan kegiatan afternoon tea serta bazaar UMKM DIY di Alra Corner, Selasa (28/2/2023). - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak.

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Peran kalangan perempuan dalam mengembangkan industri pariwisata di DIY dinilai sangat besar. Dari ratusan general manager hotel berbintang di DIY, 30 orang di antaranya diisi kalangan perempuan. 

Ketua Wanita Industri Pariwisata Indonesia (WIPI) DIY Ristanti mengatakan peran perempuan untuk mendongkrak industri pariwisata di DIY sangat besar. Selain mengisi pucuk pimpinan di berbagai sektor seperti perhotelan, restoran, travel agent dan sektor wisata lainnya, banyak perempuan yang juga berkiprah di berbagai organisasi wisata lainnya. 

Advertisement

"Maka kami, WIPI DIY, terus berupaya mendorong para perempuan pelaku industri pariwisata untuk lebih menunjukkan perannya di sektor pariwisata dengan mengusung tema Perempuan Berdaya, Pariwisata Berjaya," kata Restanti di sela kegiatan unniversary keempat WIPI DIY, di Alra Corner, Selasa (28/2/2023). 

BACA JUGA : Dibangun Lebih Modern, Pasar Sentul Bakal Jadi Pusat Wisata Belanja Baru di Jogja

Menurutnya, sektor pariwisata menjadi bagian dari sektor strategis dalam perekonomian di DIY. WIPI, lanjutnya, mengajak para perempuan untuk menunjukkan karya dan daya saingnya dalam mendorong sektor pariwisata di DIY. "Kami ingin para perempuan maju. Kami berikan para perempuan pemilik UMKM, kuliner dan lainnya berbagai macam pelatihan hospitality. Kami bahkan sudah memiliki desa wisata binaan di Kulonprogo," katanya.

Pengamat Pariwisata Jogja Tazbir Abdullah mengatakan secara umum terdapat peran perempuan dan kalangan milenial untuk memajukan pariwisata Indonesia. Termasuk di DIY. "Pariwisata itu dekat dengan industri hospitality. Sebagai contoh, sekarang di Jogja banyak General Manager di hotel-hotel bintang padahal dulu tidak ada sama sekali," katanya.

Banyak pengusaha di sektor pariwisata yang justru digerakkan oleh kalangan perempuan. Mulai dari industri kuliner, fasyen dan lainnya. Dengan demikian, lanjut Tazbir, kalangan perempuan sudah tidak lagi menjadi follower tetapi menjadi pioner. Mereka, lanjut Tazbir, juga layak untuk ikut serta menyejahterakan masyarakat dengan segala potensi yang dimiliki.

"Banyak produk pariwisata yang dekat dengan perempuan seperti wellness tourism. Begitu juga di sektor industri lainnya. Saya kira perempuan memiliki daya tahan yang tinggi untuk terus mengembangkan pariwisata di DIY," katanya.

Humas WIPI DIY Sri Astuti menambahkan berbagai kegiatan dilaksanakan dalam rangkaian ulang tahun WIPI DIY ke 4. Di antaranya pemberian donasi kepada para abdi dalam di Destinasi Wisata spiritual dan sejarah di Yogyakarta (Makam Raja Imogiri) serta kepada para guide lansia. 

"Puncak ulang tahun ditandai dengan kegiatan afternoon tea serta bazaar UMKM DIY yang dipusatkan di Alra Corner. Bazaar UMKM ini diikuti oleh 16 UMKM potensial di DIY dan beberapa di antaranya merupakan binaan dari Bank BPD DIY," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

alt

Proyek ITF Bawuran Bakal Terima Investasi Rp17 Miliar, Sekda Bantul: Bukan Dana Pinjam

Bantul
| Rabu, 24 Juli 2024, 19:07 WIB

Advertisement

alt

7 Lokasi Geopark Jogja di Wilayah Sleman, Rasakan Keindahannya

Wisata
| Selasa, 23 Juli 2024, 08:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement