PLN Akan Tambah 26 SPKLU di DIY hingga Akhir 2026
PLN UID Yogyakarta menargetkan penambahan 26 SPKLU di DIY hingga akhir 2026. Saat ini sudah ada 33 unit yang terbangun.
Ilustrasi inflasi/ekonomi - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan DIY memproyeksikan tren pertumbuhan ekonomi positif berlanjut sampai Triwulan II 2023 dengan kisaran 4,6-5,4% year on year (yoy).
BACA JUGA: Pertumbuhan Ekonomi DIY Diprediksi Terus Tumbuh
Kepala BI DIY, Budiharto Setyawan mengatakan berkaitan dengan hal tersebut ada beberapa risiko yang perlu diperhatikan. Di antaranya progres pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN), dinamika perekonomian global, serta risiko El Nino pada inflasi dan penurunan produksi pertanian.
"Ke depan kami memperkirakan akselerasi pertumbuhan ekonomi DIY masih berlanjut di triwulan II dan secara keseluruhan tahun berada pada kisaran 4,6-5,4% yoy," ucapnya, Sabtu (6/5/2023).
Menurutnya kolaborasi, inovasi, dan sinergi di antara para pihak perlu diperkuat untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi DIY. Pada triwulan I, kata Budiharto, pertumbuhan ekonomi DIY masih melanjutkan pertumbuhan positif di atas 5%.
Pertumbuhan ekonomi DIY 0,76% secara quarter to quarter (qtq) atau secara tahunan year on year (yoy) 5,31%. Masih lebih rendah dibandingkan triwulan IV 2022 yang mencapai 5,53% yoy. Namun capaian ini menjadi yang tertinggi se-Jawa 4,96% yoy dan nasional 5,03% yoy.
"Dari sisi pengeluaran pertumbuhan ekonomi ditopang oleh menguatnya kinerja konsumsi rumah tangga sebesar 4,77% yoy yang mampu lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya 3,33% yoy."
Pertumbuhan tertahan oleh kinerja ekspor luar negeri yang melambat -17,34% dari sebelumnya -8,15% di triwulan IV 2022 dampak dari menurunnya permintaan global. Kontraksi ekspor lebih dalam tertahan oleh masih kuatnya permintaan domestik yang mampu menopang kinerja ekspor antar daerah hingga 71,47% yoy melampaui net ekspor antar daerah triwulan sebelumnya yang terkontraksi -72,13% yoy.
"Dari sisi lapangan usaha (LU), pertumbuhan ekonomi DIY triwulan I 2023 ditopang menguatnya kinerja LU informasi dan komunikasi 5,47% lebih tinggi dibandingkan sebelumnya 4,58% yoy," lanjutnya.
Sebelumnya, Kepala BPS DIY, Herum Fajarwati mengatakan secara quarter to quarter (qtq) dibandingkan triwulan IV 2022 masih tumbuh 0,76%, masih lebih baik dibandingkan nasional yang mengalami kontraksi sebesar 0,92%.
"Triwulan I pertumbuhan ekonomi DIY mencapai 5,31% atau masih lebih tinggi dari nasional 5,03% secara yoy. Pertumbuhan qtq triwulan I 2023 dibandingkan triwulan IV 2022 positif 0,76%," ucapnya dalam konferensi pers.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PLN UID Yogyakarta menargetkan penambahan 26 SPKLU di DIY hingga akhir 2026. Saat ini sudah ada 33 unit yang terbangun.
Malaysia membidik pasar wisata medis Indonesia. Pendapatan dari pasien Indonesia mencapai Rp8 triliun pada 2025, naik 24%.
Pemkab Bantul membahas penataan kawasan Panggung Krapyak, termasuk rencana pengaturan tinggi dan bentuk bangunan di sekitar Sumbu Filosofis.
Hadeging Pakualaman 2026 diperingati dua kali karena kalender Masehi dan Jawa. Ada lomba seni, budaya, aksara Jawa, hingga tradisi.
Penerbangan di Bandara APT Pranoto Samarinda masih aman di tengah karhutla. Otoritas menyiapkan langkah antisipasi kabut asap.
Ahmad Arif Syarif meraih doktor FH UII setelah meneliti dasar pertimbangan hakim menentukan kepatutan dalam sengketa kontrak.