Advertisement
Ini Catatan Daop 6 Sepanjang Arus Mudik dan Balik 2023
Foto ilustrasi. - dok Humas Daop 6 Yogyakarta
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 6 Yogyakarta menyebut arus mudik dan balik lebaran 2023 secara keseluruhan berjalan dengan aman dan lancar. Meski demikian ada beberapa catatan yang akan diperbaiki ke depannya.
Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Franoto Wibowo mengatakan sepanjang angkutan lebaran 2023 sepanjang 12 April 2023 - 3 Mei 2023 meski berjalan dengan baik, tapi bukan berarti tanpa kendala. Volume penumpang yang naik dari Daop 6 meningkat 32% dibandingkan lebaran tahun lalu.
Advertisement
BACA JUGA: Daop 6 Yogyakarta Targetkan Angkut 443.512 Penumpang
"Realisasi tahun kemarin 310.000 [penumpang] naik jadi 409.000. Secara keseluruhan berjalan dengan baik tanpa kendala berarti," ucapnya beberapa hari lalu kepada Harianjogja.com.
Dia menjelaskan yang perlu diperbaiki kedepan adalah mengatur arus keluar masuk penumpang. Sebab, jumlahnya terus bertambah dari tahun ke tahun. Kapasitas stasiun juga perlu diatur lagi kedepannya.
"Kerja sama dengan stakeholder untuk meningkatkan pelayanan kepada penumpang. Pengaturan flow nya agar lebih lancar dan lebih baik, termasuk pengaturan parkir," jelasnya.
Parkiran di sisi Selatan Stasiun Tugu, kata Franoto, tidak terlalu luas. Akan tetapi banyak pelanggan datang ke stasiun menggunakan kendaraan pribadi. Sehingga perlu integrasi moda transportasi, sehingga pelanggan kereta api tertarik menggunakan transportasi publik.
"Sudah ada ya tinggal perbaiki integrasinya. Memang di sana banyak ya kerjasama dengan berbagai moda transportasi swasta dan online."
Catatan lainnya dari segi keselamatan pelanggan, baik di peron kereta dan juga di perlintasan sebidang. Sebab jumlah kereta melintas semakin banyak dan kecepatan kereta juga terus meningkat.
"Kami antisipasi dengan cara sosialisasi. Jadi sewaktu angkutan lebaran pegawai KAI diturunkan untuk mengadakan sosialisasi di berbagai perlintasan di wilayah Daop 6. Ke depan mungkin kerjasama dengan semua stakeholder Dishub atau melalui aparat keamanan kepolisian menciptakan keamanan di perlintasan sebidang." katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Mensesneg: Harga BBM Belum Berubah, Warga Diminta Tak Terpengaruh Isu
- KPK: Deadline Makin Dekat Banyak Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
Advertisement
Ratusan Pekerja PT MTG Mogok di Sleman, Tuntut Pesangon Layak
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement








