Advertisement
BRI Salurkan Kredit Rp67,4 Triliun hingga April 2023
Ilustrasi uang. - Bisnis/Rachman
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—BRI Regional Yogyakarta mencatat sampai April 2023 telah menyalurkan total kredit Rp67,4 triliun atau mencapai 87,87% dari target tahun ini Rp76,7 triliun.
Regional CEO BRI Yogyakarta, John Sarjono mengatakan secara persentase sekitar 89% nya disalurkan untuk UMKM di segmen mikro dan small medium enterprise (SME). Sisanya 11% untuk kredit consumer. Total kredit ini disalurkan di seluruh wilayah DIY, Karesidenan Banyumas, Kedu, dan Solo di 33 kantor cabang utama.
Advertisement
BACA JUGA : HUT ke-127, BRI Regional Office Yogyakarta Gelar 1.270
"Kami mempunyai fokus pembiayaan segmen UMKM khususnya mikro minimal 80% dari total penyaluran kredit, yang lainnya disalurkan di segmen konsumtif sperti KPR dan Kredit berbasis payroll pegawai,” katanya, Rabu (7/6/2023).
Dia menjelaskan kredit untuk UMKM di segmen mikro yang disalurkan nilainya mulai dari Rp10 juta dan hingga Rp500 juta. Setelah dibentuknya holding ultra mikro antara BRI dengan PT Permodalan Nasional Madani (Persero)/PNM dan PT Pegadaian (Persero), penyaluran kredit juga menyasar ke nominal di bawah Rp10 juta.
Konsep pengembangan dilakukan untuk mendorong UMKM naik kelas. Naik kelas yang dimaksud yakni dari UMKM kelas rumah tangga yang dilayani PNM, lalu meningkat ke Pegadaian, dan nanti masuk ke BRI Micro & SME.
BACA JUGA : BRICafe, New Experience untuk Nasabah BRI
Meski fokus ke UMKM, BRI tetap menyalurkan kredit untuk consumer. Seperti kerja sama yang dilakukan dengan Real Estat Indonesia (REI) DIY. "Memang bukan fokus kami, tapi kami bantu pengusaha dan masyarakat untuk punya rumah."
Senada dengan BRI, Bank Mandiri juga dominan di sektor mikro. Vice President (VP) Bank Mandiri Area Yogyakarta, Evi Martiani mengatakan Mandiri DIY fokus ke kredit mikro hampir 50%.
"Di DIY ini dari data yang kami pegang ya itu kan komposisi leading sector DIY perdagangan besar, kecil, dan eceran itu persentasenya dan pelakunya ratusan ribu, banyak sekali," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Mensesneg: Harga BBM Belum Berubah, Warga Diminta Tak Terpengaruh Isu
- KPK: Deadline Makin Dekat Banyak Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
Advertisement
Ganti Rugi Tol Jogja YIA Cair Ratusan Miliar, Warga Mulai Berbenah
Advertisement
Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Per 1 April 2026 Isi BBM Bersubsidi Dibatasi dan Wajib Catat Nopol
- Pengamat UGM: Batasi BBM Subsidi untuk Redam Dampak Krisis Minyak
- Arus Balik Belum Surut, 51.389 Penumpang Padati Stasiun di Jogja
- Stok Melimpah, Pasokan BBM dan LPG di DIY dan Jateng Aman
- Mensesneg: Harga BBM Belum Berubah, Warga Diminta Tak Terpengaruh Isu
- Isu Pembatasan BBM Mulai Berlaku 1 April, Ini Tanggapan Pertamina
Advertisement
Advertisement





