MBG SMKN 2 Jogja Dihentikan Usai 413 Warga Sekolah Diduga Keracunan
MBG di SMKN 2 Jogja dihentikan sementara setelah 413 warga sekolah diduga keracunan. Sampel makanan dan air masih diperiksa di laboratorium.
Pejabat (Pj) Wali Kota Jogja, Singgih Raharjo
Harianjogja.com, JOGJA— Dinas Pariwisata (Dispar) DIY menyebut DIY punya potensi yang bagus untuk jadi tujuan wisata bagi turis India.
Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo mengatakan turis India mengalami peningkatan yang cukup signifikan berkat promosi dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) beberapa waktu lalu.
Potensi ini perlu disambut dengan membuat ekosistem yang bagus oleh pemerintah daerah (Pemda) DIY dan juga pelaku industri. Salah satunya dengan menyiapkan restoran India, sebab jumlahnya masih sangat minim. Menurutnya jumlah restoran India masih kurang dari lima.
BACA JUGA: JIBB 2023, Generasi Milenial Didorong Ikut Mengembangkan Seni Batik
"Apakah otentik India atau dikolaborasikan dengan masakan lokal. Saya kira potensi narasi story telling berkaitan dengan India ini sangat mungkin. Juga pemandunya, ini penting berbahasa India," paparnya, Selasa (29/8/2023).
Dia mendorong agar dari dunia pendidikan bisa menyiapkan sumber daya manusia (SDM) untuk pemandu, melalui pelatihan dan sertifikasi dalam rangka menunjang paket-paket wisata.
Komponen lain yang penting adalah adanya penerbangan langsung dari India ke Jogjakarta. Sehingga bisa memangkas waktu dan biaya. Menurutnya dari sisi bandara sudah memadai dari armada juga, tinggal regulasi saja.
"Kami berupaya dorong maskapai untuk berikan layanan direct flight, sudah ada Arab Saudi, Malaysia, Singapura oke, ini kami tunggu dari negara lain nanti direct flight akan pangkas waktu dan biaya," lanjutnya.
Penasehat Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA), Edwin Himna menyampaikan hal senada. Potensi turis India cukup besar, sebab sudah ada penerbangan langsung dari India ke Jakarta dan Bali. Kemudian mereka bisa melanjutkan penerbangan langsung ke Jogja.
Apabila ada penerbangan langsung dari India ke Jogja, kata Himna, tentu jumlah turis India yang akan berkunjung lebih banyak lagi.
"Jogjakarta punya Candi Hindu Prambanan bisa jadi magnet mereka datang. Di satu sisi belum ada penerbangan langsung dari India ke Jogja. Jika ada yang bisa langsung ke YIA maka akan lebih bagus lagi," paparnya.
Kendalanya saat ini adalah DIY belum punya banyak restoran India. Sehingga penambahan restoran India perlu dilakukan. "Problem saat ini gak cukup banyak restoran India, sudah dapatkan wisatawan dari India tapi gak ada restoran."
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) DIY wisatawan mancanegara (Wisman) yang berkunjung ke DIY Januari - Juni 2023 yang paling tinggi adalah Malaysia sebanyak 16.241 Wisman dengan persentase 42%, disusul Singapura 6.403 Wisman dengan persentase 17%.
Kemudian Tiongkok 1.268 atau 3%, Amerika Serikat (AS) 1.194 Wisman atau 3%, dan India 1.103 Wisman atau 3%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
MBG di SMKN 2 Jogja dihentikan sementara setelah 413 warga sekolah diduga keracunan. Sampel makanan dan air masih diperiksa di laboratorium.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal lengkap dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap beserta tipsnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.