Advertisement

2 Tahun Lagi, Pendapatan per Kapita Indonesia Ditarget Tembus US$5.500 per Tahun

Newswire
Senin, 04 September 2023 - 20:37 WIB
Arief Junianto
2 Tahun Lagi, Pendapatan per Kapita Indonesia Ditarget Tembus US$5.500 per Tahun Ilustrasi dana. - JIBI

Advertisement

Harianjogja.com, PADANG—Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan pemerintah menargetkan pendapatan atau income per kapita Indonesia pada 2025 bisa mencapai US$5.500 (sekitar Rp83,6 juta) per tahun. Jika dikalkulasikan per bulan, maka pendapatan per kapita ditargetkan bisa mencapai Rp6,9 juta per bulan.

Hingga saat ini, kata dia, industri manufaktur masih menjadi penyumbang terbesar terhadap perekonomian nasional atau pendapatan domestik bruto (PDB) yakni sebesar 16,9%. Angka itu masih yang tertinggi jika dibandingkan sektor pertanian, pariwisata dan bidang lainnya.

Advertisement

"Dengan besarnya kontribusi industri manufaktur terhadap perekonomian nasional, pemerintah akan terus memberikan perhatian yang serius bagi keberlangsungan serta pengembangan industri manufaktur," ucap Menperin di Padang, Senin (4/9/2023).

Untuk diketahui saat ini income per kapita Indonesia masih berada pada angka 4.400 dolar Amerika Serikat, dan Indonesia telah masuk pada kelas medium/upper medium income country.

Merujuk pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2045 Indonesia memiliki komitmen untuk menjadi lima besar negara kekuatan ekonomi di dunia. Selain itu, Indonesia diharapkan pula menjadi high income country (pendapatan per kapita US$12,695).

Tambahan informasi, pada 2019 Indonesia masuk pada jajaran negara upper middle income country. Kemudian pada 2020-2021 Indonesia turun ke lower middle income country.

BACA JUGA: Dangdut Koplo dan Film Horor Bisa Menggenjot Ekonomi Kreatif

Hal itu tidak lepas dari dampak pandemi Covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia. Selanjutnya pada 2022 Indonesia kembali masuk ke level upper middle income country.

Untuk mewujudkan pembangunan Indonesia Emas pada 2045, kata Menperin, pemerintah memiliki empat strategi atau langkah yang akan dijalankan.

Pertama, pembangunan manusia dan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi; kedua, pembangunan ekonomi berkelanjutan; ketiga, pemerataan pembangunan; dan terakhir, pemantapan ketahanan nasional serta tata kelola kepemerintahan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

alt

Pemkab Kulonprogo Kembangkan Konservasi Air Berkelanjutan di Tiga Kapanewon

Kulonprogo
| Sabtu, 22 Juni 2024, 20:27 WIB

Advertisement

alt

Libur Iduladha, Warung Satai Klathak di Jogja Ini Diserbu Wisatawan

Wisata
| Kamis, 20 Juni 2024, 21:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement