Peta Persaingan Ketum PBNU 2026-2031: Ada Gus Yahya hingga Gus Rozin
Lima tokoh disebut masuk bursa Ketum PBNU 2026-2031. Simak profil, pengalaman, dan gagasan para kandidat dalam Muktamar ke-35 NU.
Sandiaga Uno - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyebut film horor dan dangdut koplo berpotensi untuk meningkatkan peringkat ekonomi kreatif Indonesia yang saat ini berada pada posisi ketiga dunia.
“Indonesia sebagai negara dengan populasi terbesar di ASEAN, kita bisa menawarkan ASEAN sebagai satu interconnected ekonomi. Produk-produk ekonomi kreatif kita bisa dinikmati juga,” kata Menparekraf Sandiaga Uno dalam acara ASEAN Future Generation Business Forum di Jakarta, Sabtu (2/9/2023).
Dangdut koplo, disebutnya, bisa menjadi ekonomi kreatif yang potensial untuk dikembangkan layaknya musik Jazz asal Amerika Serikat dan Korea Pop (KPop) asal Korea Selatan yang telah mendunia. Dangdut koplo juga bisa dinikmati oleh negara Thailand, Brunei dan Myanmar
“Ketika Korea mempunyai Kpop, kami mempunyai DKop yang berarti dangdut koplo. Dan pepatah mengatakan, ketika Anda mendengar musik koplo Anda pasti akan mulai menggerakkan tubuh Anda,” ucapnya.
Kemudian dari segi industri film, lanjutnya, film horor dan action Indonesia kini sangat diminati dan kualitasnya juga tidak kalah saing. Bahkan hantu-hantu di Indonesia sangat menakutkan dan memiliki cara pakaiannya yang bervariatif antar satu pulau dan pulau lainnya.
BACA JUGA: Zoom Mengembangkan Fitur Catatan yang Bisa Diedit saat Online
“Kalau Korea terkenal dengan dramanya kita juga punya film horor yang sekarang sangat diminati. Kita juga punya film action yang kualitasnya sudah mendunia seperti Big 4 dan lain sebagainya. Itu yang kita harapkan menjadi peluang untuk kita maksimalkan ke depan,” ucapnya.
Lebih lanjut Menteri Sandi mengatakan Indonesia juga terus menggenjot potensi ekonomi kreatif Indonesia melalui Beli Kreatif Lokal dan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI)yang terbukti sangat meningkatkan produktivitas Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
“BBI meningkatkan produktivitas UKM dengan memasukkan 30 juta UMKM ke dalam ekonomi digital kita pada akhir tahun ini. Beli Kreatif Lokal dan BBI mampu mencatatkan pertumbuhan tinggi yang menjadikan ekonomi kreatif Indonesia menduduki peringkat ketiga dunia dalam hal kontribusi PDB,” katanya.
Beli Kreatif Lokal dan BBI untuk memacu 4,4 juta lapangan pekerjaan baru pada tahun 2024 untuk generasi mendatang yang juga akan berperan sebagai agen pembangunan dan perubahan. “Saya yakin ini adalah saat yang tepat karena ASEAN merupakan pusat pertumbuhan. Mari kita terus bekerja sama untuk memberdayakan pariwisata dan ekonomi kreatif kita,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Lima tokoh disebut masuk bursa Ketum PBNU 2026-2031. Simak profil, pengalaman, dan gagasan para kandidat dalam Muktamar ke-35 NU.
Pengungsi gempa NTT berkurang 4.142 orang menjadi 188.161 orang. BNPB mencatat 111 meninggal dan 95.567 rumah rusak.
MER-C Yogyakarta meresmikan gedung sekretariat baru di Sleman untuk memperkuat kegiatan kemanusiaan dan layanan kesehatan masyarakat.
Ruwatan 13 anak bajang dalam Dieng Culture Festival 2026 diwarnai kisah Laira dan permintaan unik anak-anak berambut gimbal di Dieng.
Retribusi Pantai Glagah segera diuji coba secara digital. Wisatawan bisa membayar dengan QRIS, kartu debit, kartu kredit, dan e-money.
Empat chef jaringan Accor berkolaborasi menghadirkan A Taste of Java di The Phoenix Hotel Jogja pada 29–30 Agustus 2026.