Usulan MSCI Jadi Sorotan, Ekonom UGM Ungkap Risiko Saham RI
IHSG sempat anjlok 11,57% pada Oktober 2026. BEI DIY mengingatkan investor memahami risiko, sementara ekonom UGM menjelaskan usulan MSCI.
Para pelaku perjalanan melalui YIA, Kulonprogo, Rabu (11/5/2022). - Harian Jogja/Anisatul Umah
Harianjogja.com, JOGJA— Pemerintah menargetkan akan segera membuka penerbangan dari Yogyakarta International Airport (YIA) ke Timur Tengah dan Australia. Penasehat Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA), Edwin Himna berharap agar penerbangan direct atau langsung YIA-Australia digarap terlebih dahulu. Sebab potensinya lebih besar daripada Timur Tengah.
"Yang menarik dan sangat berpotensi adalah wisatawan mancanegara [Wisman] Australia. Selama ini mereka yang datang dari Australia sebelum pandemi adalah backpacker, data dulu pernah masuk 10 besar," ucapnya, Senin (11/9/2023).
Menurutnya apabila penerbangan langsung ini dibuka, Asita harus berperan aktif dalam melakukan promosi. Sebab DIY belum familiar bagi Wisman Australia, berbeda dengan Malaysia. Wisman Malaysia, kata Edwin, dalam bepergian ke DIY tidak mengenal peak season.
"Apabila direct flight ini dibuka, kami harus berperan aktif seperti melakukan promosi ke sana atau mengadakan Famtrip dan media trip. Kalau Malaysia sudah sangat familiar dengan Jogja," paparnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, penerbangan langsung dari Australia lebih tepat didahulukan daripada Timur Tengah, sebab pasar Timur Tengah lebih sulit digarap. "Harus realistis, Timur Tengah market yang sulit dibandingkan dengan market-market lainnya."
Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno menyampaikan YIA akan diarahkan untuk penerbangan jarak jauh. Salah satu sumber wisman yang berkunjung ke DIY adalah Australia, sehingga perlu ada penerbangan langsung ke Australia, seperti Perth, Melbourne dan Sydney. Juga diupayakan ada penerbangan ke Timur Tengah.
BACA JUGA: Kunjungan Turis Asing ke DIY Naik 11,23 Persen di Juli 2023
Rencana ini diupayakan agar segera terwujud, sebab utilisasi YIA masih di bawah 60%, diharapkan bisa lebih tinggi lagi menuju ke 80%. Sehingga infrastrukturnya bisa semakin memberikan manfaat bagi pariwisata dan ekonomi kreatif di DIY.
"[airlines] yang sudah kami upayakan selama hampir enam bulan terakhir Qatar, Emirates dan Turkish. Ini tiga yang menyatakan sangat tertarik dan sedang mengupayakan schedulenya. Mudah-mudahan di akhir tahun atau awal tahun 2024," paparnya.
Selain YIA, menurutnya Bandara Adisutjipto juga menarik untuk dijadikan hub untuk pesawat-pesawat propeller. Bisa menghubungkan berbagai destinasi wisata misalnya Bandung dan Malang. "Atau sambungkan ke Bali ke Lombok bisa gunakan Adisutjipto. Ada pemikiran yang sama-sama kami kembangkan."
Stakeholder Relation Manager YIA, Ike Yutiane menyampaikan YIA menyambut dengan gembira atas rencana akan di bukanya rute Timur Tengah ke YIA.
"Dari segi fasilitas bandara YIA sudah siap, YIA segera menginformasikan jika sudah ada kepastian maskapai dan rute baru di YIA," ucapnya, Senin (11/9/2023).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IHSG sempat anjlok 11,57% pada Oktober 2026. BEI DIY mengingatkan investor memahami risiko, sementara ekonom UGM menjelaskan usulan MSCI.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis, 29 Oktober 2026, tersedia 10 perjalanan dari pagi hingga malam untuk kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA 29 Oktober 2026 tersedia untuk layanan reguler dan Xpress. Cek jam keberangkatan Jogja–YIA dan sebaliknya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis, 29 Oktober 2026 tersedia dalam 12 perjalanan dari Palur. Simak jam keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis, 29 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Anggaran infrastruktur Kulon Progo dalam KUA 2027 mencapai Rp425,2 miliar, dengan fokus pemeliharaan rutin dan rekonstruksi jalan.