Progres Pembangunan RTH ABA Jogja Tembus 40%, Ini Target Rampungnya
Pembangunan RTH Abu Bakar Ali di Jogja telah melampaui 40% dan ditargetkan rampung pada 22 Desember 2026.
Para pelaku perjalanan melalui YIA, Kulonprogo, Rabu (11/5/2022). - Harian Jogja/Anisatul Umah
Harianjogja.com, JOGJA— Pemerintah menargetkan akan segera membuka penerbangan dari Yogyakarta International Airport (YIA) ke Timur Tengah dan Australia. Penasehat Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA), Edwin Himna berharap agar penerbangan direct atau langsung YIA-Australia digarap terlebih dahulu. Sebab potensinya lebih besar daripada Timur Tengah.
"Yang menarik dan sangat berpotensi adalah wisatawan mancanegara [Wisman] Australia. Selama ini mereka yang datang dari Australia sebelum pandemi adalah backpacker, data dulu pernah masuk 10 besar," ucapnya, Senin (11/9/2023).
Menurutnya apabila penerbangan langsung ini dibuka, Asita harus berperan aktif dalam melakukan promosi. Sebab DIY belum familiar bagi Wisman Australia, berbeda dengan Malaysia. Wisman Malaysia, kata Edwin, dalam bepergian ke DIY tidak mengenal peak season.
"Apabila direct flight ini dibuka, kami harus berperan aktif seperti melakukan promosi ke sana atau mengadakan Famtrip dan media trip. Kalau Malaysia sudah sangat familiar dengan Jogja," paparnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, penerbangan langsung dari Australia lebih tepat didahulukan daripada Timur Tengah, sebab pasar Timur Tengah lebih sulit digarap. "Harus realistis, Timur Tengah market yang sulit dibandingkan dengan market-market lainnya."
Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno menyampaikan YIA akan diarahkan untuk penerbangan jarak jauh. Salah satu sumber wisman yang berkunjung ke DIY adalah Australia, sehingga perlu ada penerbangan langsung ke Australia, seperti Perth, Melbourne dan Sydney. Juga diupayakan ada penerbangan ke Timur Tengah.
BACA JUGA: Kunjungan Turis Asing ke DIY Naik 11,23 Persen di Juli 2023
Rencana ini diupayakan agar segera terwujud, sebab utilisasi YIA masih di bawah 60%, diharapkan bisa lebih tinggi lagi menuju ke 80%. Sehingga infrastrukturnya bisa semakin memberikan manfaat bagi pariwisata dan ekonomi kreatif di DIY.
"[airlines] yang sudah kami upayakan selama hampir enam bulan terakhir Qatar, Emirates dan Turkish. Ini tiga yang menyatakan sangat tertarik dan sedang mengupayakan schedulenya. Mudah-mudahan di akhir tahun atau awal tahun 2024," paparnya.
Selain YIA, menurutnya Bandara Adisutjipto juga menarik untuk dijadikan hub untuk pesawat-pesawat propeller. Bisa menghubungkan berbagai destinasi wisata misalnya Bandung dan Malang. "Atau sambungkan ke Bali ke Lombok bisa gunakan Adisutjipto. Ada pemikiran yang sama-sama kami kembangkan."
Stakeholder Relation Manager YIA, Ike Yutiane menyampaikan YIA menyambut dengan gembira atas rencana akan di bukanya rute Timur Tengah ke YIA.
"Dari segi fasilitas bandara YIA sudah siap, YIA segera menginformasikan jika sudah ada kepastian maskapai dan rute baru di YIA," ucapnya, Senin (11/9/2023).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan RTH Abu Bakar Ali di Jogja telah melampaui 40% dan ditargetkan rampung pada 22 Desember 2026.
Sebanyak 168 atlet mengikuti Kejurkot Sepatu Roda Kota Jogja 2026. Ajang ini menjadi sarana pembinaan dan penjaringan bibit unggul.
Raffi Ahmad meminta maaf setelah menghadiri acara Sumpah Pemuda Polda Metro Jaya yang menuai sorotan dan menjadi perbincangan warganet.
Pemda DIY memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk deteksi dini, pemerataan layanan, dan penghapusan stigma terhadap kesehatan jiwa.
Mentan Amran menyebut ketersediaan beras Indonesia mencapai 25 juta ton saat 33 negara menyiapkan persediaan pangan untuk kondisi darurat.
Jogja Photo Art Experience menghadirkan 168 karya dari 45 pameris dalam tujuh ruang instalasi seni di Jogja City Mall hingga 31 Desember 2026.