Pekerja Desa Bisa Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Mulai Rp8.400 per Bulan
Pekerja desa seperti petani, pedagang, dan buruh tani kini bisa mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran mulai Rp8.400 per bulan.
Hemat Biaya dan Ramah Lingkungan, Petani di Pemalang Beralih dari Diesel ke Listrik PLN. /Istimewa.
PEMALANG—PT PLN (Persero) terus berupaya mendorong peningkatan produksi di bidang pertanian melalui Program Electrifiying Agriculture (EA). Salah satunya diwujudkan dengan melakukan penyambungan listrik pada tiga sumur sawah di Desa Banjarmulya, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang dengan total daya 23.000 Volt Ampere (VA).
Salah satu pengelola pompa sumur sawah, Kano, mengungkapkan bahwa setelah menggunakan listrik berhasil melakukan efisiensi biaya operasional dibanding ketika saat masih menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM).
BACA JUGA : Giliran Kota Jogja, Cek Jadwal Pemadaman Listrik dan Wilayah Terdampak di Sini
"Kalau pakai listrik, saya sehari mengisi pulsa 400 ribu lebih bisa mengairi sawah sekitar 10 sampai 11 jam. Sedangkan untuk mengairi 24 jam itu bisa sampai sekitar 2 hektar ketika musim kemarau seperti sekarang ini, tapi kalau ada kiriman hujan bisa sampai 3 hektar. Sementara kalau solar dengan harga yang sama hanya bisa mengairi sawah seluas 1 hektar," ucap Kano saat seremoni penyalaan serentak Electrifying Agriculture.
Sebelum adanya program EA PLN ini, Kano mengaku menghadapi berbagai kendala operasional. Hal ini karena penggunaan diesel berbahan bakar minyak yang menelan biaya besar. "Pakai diesel itu berisik, panas, saya tidak bisa istirahat. Ada kekhawatiran akan kebocoran radiator atau airnya habis. Ditambah pula ada pembatasan jumlah pembelian yang menyebabkan kami kesulitan mendapatkan bahan bakar," imbuhnya.
Dengan hadirnya program EA di Desa Banjarmulya, para petani bisa menghemat biaya pengairan sawah. Mereka berharap bisa turut berdampak baik terhadap hasil panen sehingga meningkatkan produktivitas. "Kami berterima kasih kepada PLN atas dukungannya. Mudah-mudahan para petani yang lain juga turut segera beralih ke listrik dan merasakan manfaat program ini," ujar Kano.
Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tegal, Aditya Darmawan mengungkapkan bahwa disamping banyak keuntungan yang dirasakan oleh petani, melalui program ini PLN juga memberikan layanan yang mudah. "Tidak ada biaya terkait jaringan hanya biaya penyambungan dan Uang Jaminan Langganan (UJL). Sementara itu banyak sekali manfaat yang sudah dirasakan petani sendiri seperti tidak berisik, khawatir akan kerusakan dan yang lebih penting hemat," tutur Aditya.
Ia berharap dengan adanya aktivitas petani yang tidak terhambat dengan bergantung kepada musim ini, setidaknya bisa panen 3 kali dalam 1 tahun. Hal ini akan sangat membantu dalam meningkatkan perolehan pendapatan masyarakat. "Ke depan program ini tentunya akan kami jangkau ke lokasi-lokasi lainnya demi meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat," sambung Aditya.
Sementara itu dalam kesempatan terpisah, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan DIY, Mochamad Soffin Hadi menyampaikan bahwa sepanjang bulan September 2023, PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan DIY telah menyalurkan 2.885.200 VA kepada 787 pelanggan untuk membantu efisiensi operasional pelaku usaha sektor agrikultur di wilayah Jawa Tengah dan DIY.
"Harapan kami bisa berkolaborasi lagi lebih lanjut bersama stakeholder karena masih banyak petani yang belum dilistriki termasuk peternak dan nelayan supaya mendapatkan energi listrik yang lebih baik," kata Soffin.
Soffin menambahkan bahwa program Electrifying Agriculture ini merupakan salah satu inovasi PLN dengan pemanfaatan energi listrik di bidang agrikultur seperti pertanian, perikanan, perkebunan serta peternakan yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pekerja desa seperti petani, pedagang, dan buruh tani kini bisa mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran mulai Rp8.400 per bulan.
Perjalanan Wisnus ke DIY turun 9,15% pada Agustus 2026, tetapi masih tumbuh 29,64% secara tahunan. Dispar siapkan strategi hadapi low season.
Bangkok jadi kota terbaik dunia 2026 versi Readers’ Choice Awards. Singapura masuk 20 besar, sementara Indonesia belum tercantum.
Wacana siswa tak otomatis naik kelas mulai 2027 masih dikaji. Ini penjelasan Mendikdasmen dan status aturan yang berlaku saat ini.
MotoGP 2027 punya dua grid berbeda untuk Sprint dan Grand Prix. Simak jadwal kualifikasi baru hingga penghapusan Warm Up.
diare Sleman September 2026, air bersih Sleman, kemarau Sleman, Dinkes Sleman, kasus diare Depok III