Advertisement

Jelang Nataru, Ini Rekomendasi BI DIY Jaga Inflasi di Akhir Tahun

Anisatul Umah
Rabu, 29 November 2023 - 10:07 WIB
Abdul Hamied Razak
Jelang Nataru, Ini Rekomendasi BI DIY Jaga Inflasi di Akhir Tahun Pertumbuhan ekonomi ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY memberikan beberapa rekomendasi untuk menjaga inflasi di akhir tahun jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Kepala Kantor Perwakilan BI DIY, Ibrahim mengatakan rekomendasi yang pertama adalah meningkatkan efektivitas pelaksanaan pasar murah/operasi pasar.

"Kemudian memperkuat data dan informasi terkait pasokan, dan terakhir mendorong komunikasi efektif untuk belanja bijak," ucapnya dalam keterangan resminya dikutip, Rabu (29/11/2023).

Advertisement

BACA JUGA: Prakiraan Cuaca Hari Ini, BMKG: Waspadai Potensi Hujan Lebat, Petir dan Angin di Wilayah DIY

Sementara rekomendasi untuk jangka panjang menurutnya adalah penguatan kelembagaan Segoro Amarto, hingga penguatan sisi supply.

"Optimalisasi peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Taru Martani, dalam pengelolaan komoditas pangan utama," lanjutnya.

Ia menyebut saat ini laju inflasi DIY pada Oktober 2023 masih terjaga pada sasaran target nasional, tercatat berada pada level 3,44% secara tahunan atau (year-on-year/yoy).

Tapi sesuai dengan siklusnya ada beberapa faktor risiko meningkatnya inflasi yang perlu dijaga jelang akhir tahun.

BACA JUGA: Tim AMIN Susun Strategi Menangkan Anies-Cak Imin di Wilayah Mataraman Jatim

Terutama di tengah kenaikan kenaikan harga pangan seperti beras, aneka cabai, dan gula pasir yang terjadi saat ini.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DIY, Herum Fajarwati mengatakan untuk mengendalikan inflasi perlu diperhatikan komoditas yang memiliki bobot atau andil besar pada inflasi.

"Seperti komoditas beras dan komoditas yang memiliki gejolak harga yang tinggi/fluktuatif seperti komoditas aneka cabai." 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

alt

Ini Alasan Pemda DIY Menutup Permanen TPA Piyungan Mulai Hari Ini

Jogja
| Selasa, 05 Maret 2024, 12:07 WIB

Advertisement

alt

Indonesia Bidik Turis Portugal sebagai Pasar Pariwisata

Wisata
| Minggu, 03 Maret 2024, 09:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement