DIY Usulkan 6 Sapi Kurban Bantuan Presiden untuk Iduladha 2026
DIY usulkan 6 sapi kurban bantuan Presiden Prabowo. Stok hewan kurban dipastikan aman jelang Iduladha 2026.
Ilustrasi suasana aktivitas di pelabuhan yang menjadi salah satu pelabuhan kelolaan PT Pelindo Regional 4 di kawasan Timur. Antara/ HO-Pelindo Regional 4\r\n
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat ekspor DIY pada Januari 2024 sebesar 40,18 juta dolar secara bulanan atau (month-to-month/mtm) turun 14,49% dibandingkan capaian Desember 2023 46,99 juta dolar.
Namun jika dilihat secara tahunan atau (year-on-year/yoy) meningkat 9,13% dari posisi Januari 2023 sebesar 36,82 juta dolar. Meski demikian jika dibandingkan posisi Januari 2022 sebesar 51,8 juta dolar masih lebih rendah.
BACA JUGA: Jelang Ramadan, Sejumlah Harga Komoditas Pangan Turun Tipis
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY menyebut nilai ekspor sebesar 40,18 juta dolar pada bulan Januari 2024 ini masih belum sesuai harapan. Akan tetapi memang sudah lebih baik dari tahun sebelumnya.
"Kondisi global belum membaik, tetapi pelaku usaha sudah mulai beradaptasi," kata Kepala Disperindag DIY, Syam Arjayanti, Jumat (8/4/2024).
Menurutnya jika dilihat dari pameran skala internasional di Indonesia pada akhir Februari, banyak calon buyer yg hadir dan melakukan transaksi. Sehingga diharapkan pasar ekspor semakin membaik kedepannya.
"Harapannya tren kedepan diharapkan akan lebih baik," jelasnya.
Kepala BPS DIY, Herum Fajarwati mengatakan pangsa ekspor dari DIY pada Januari 2024 terbesar yakni Amerika Serikat (AS) sebesar 17,20 juta dolar sharenya 42,81%. Kedua Jerman dengan nilai 4,93 juta dolar sharenya 12,27%, dan ketiga Jepang 3,23 juta dolar sharenya 8,04%. Sisanya Australia, Korea Selatan dan lainnya nilainya di bawah 3 juta dolar secara share di bawah 6%.
BACA JUGA: Bursa Calon Wali Kota Solo 2024-2029 Mulai Ramai, Dari Kaesang Hingga Yashinta Sekarwangi
"Secara ringkas untuk secara kawasan Uni Eropa pangsa 25,78%, kemudian ASEAN 2,24%," paparnya.
Komoditas ekspor tertinggi dari DIY adalah pakaian jadi bukan rajutan nilainya 13,99 juta dolar dengan share 34,82%. Kemudian perabot penerangan rumah nilainya 5,33 juta dolar dan share 13,27%, dan barang-barang dari kulit dengan nilai 4,38 juta dolar sharenya 10,90%.
"Kelompok barang lain masing2 di bawah 4 juta dolar dan pangsa di bawah 10%," lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DIY usulkan 6 sapi kurban bantuan Presiden Prabowo. Stok hewan kurban dipastikan aman jelang Iduladha 2026.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 14 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.
PP Tunas memungkinkan perubahan status risiko TikTok, Roblox, dan YouTube jika lolos evaluasi perlindungan anak digital.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menegaskan akan menindak tegas pengusaha tambang yang merusak lingkungan dan melanggar aturan konservasi.
Kemlu RI mengonfirmasi tujuh WNI tewas akibat kapal tenggelam di Pulau Pangkor, Malaysia. Tujuh korban lainnya masih dicari.