RSUP Sardjito Hemat Biaya Operasional 75 Persen Usai Pakai Gas Bumi
RSUP Dr. Sardjito menghemat biaya operasional hingga 75% setelah menggunakan gas bumi PGN untuk boiler, laundry, sterilisasi, dan dapur.
Ilustrasi ekspor impor (Freepik)
Harianjogja.com, JOGJA—Nilai tukar rupiah di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) berdasarkan data Selasa (16/4/2024) pukul 16.17 WIB, mencapai Rp16.240 per dolar AS. Angka itu melemah dari posisi terakhir Rp15.873 per dolar AS.
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY menyebut biasanya saat rupiah melemah justru terjadi peningkatan ekspor. Pasalnya ada kecenderungan barang dianggap lebih murah sehingga permintaan bertambah.
Kepala Disperindag DIY, Syam Arjayanti mengatakan terkait dengan nilai mata uang ini masih tidak pasti, apakah akan melemah dalam waktu pendek atau panjang. "Biasanya justru terjadi peningkatan ekspor," ucapnya, Rabu (17/4/2024).
Menurutnya atas pelemahan rupiah ini Disperindag DIY tidak secara langsung merespons. Sesuai dengan tugasnya, kata Syam, dinasnya terus berusaha memberikan dan memfasilitasi pembinaan, pendampingan kepada eksportir agar kegiatan ekspor terus berjalan lancar. "Pelemahan rupiah tidak berdampak secara langsung atau seketika ke eksportir," ujar dia.
Syam menyebut proses ekspor yang berlangsung saat ini sudah berproses jauh-jauh hari bahkan bulan. Baik dari proses negosiasi, order, hingga pengerjaan barang. "Mungkin dampak pelemahan rupiah akan kami lihat di beberapa bulan ke depan, itupun jika kondisi rupiah masih melemah," lanjutnya.
BACA JUGA: Produk Kopi Indonesia Menguasai Pasar Mesir 42,69 Persen
Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat ekspor DIY pada Februari 2024 mencapai 40,35 juta dolar AS. Secara bulanan (month-to-month/mtm) naik 0,42% dari Januari 2024 sebesar 40,18 juta dolar AS. Sementara secara tahunan (year-on-year/yoy) juga naik 0,74% dari posisi 40,05 juta dolar AS.
Kepala BPS DIY, Herum Fajarwati mengatakan ekspor DIY pada Februari 2024 lebih tinggi dibandingkan Januari 2024 dan lebih tinggi dibandingkan dengan Februari tahun lalu. Apabila dilihat dari sektornya ekspor DIY didominasi oleh sektor industri pengolahan. "Sebesar US$40,25 juta berasal dari industri pengolahan atau 99,34 persen dari total ekspor. Sektor lain adalah pertanian," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RSUP Dr. Sardjito menghemat biaya operasional hingga 75% setelah menggunakan gas bumi PGN untuk boiler, laundry, sterilisasi, dan dapur.
Kuasa Gelap: Perjanjian Darah menghadirkan Rephaim, entitas kuno yang memperluas teror hingga satu wilayah. Tayang 8 Oktober 2026.
Polisi mengamankan remaja di Maguwoharjo, Sleman, setelah kecelakaan. Polisi menemukan celurit 50 cm yang diduga akan digunakan untuk tawuran.
Indonesia ditahan Malaysia 0-0 di FIFA ASEAN Cup 2026. Media Vietnam menyoroti permainan Garuda setelah Thom Haye dikartu merah.
Pedal rem mobil tiba-tiba keras bisa menandakan masalah pada booster, minyak rem, kampas hingga komponen pengereman lainnya.
Longsor salju menerjang Base Camp Himlung Himal di Nepal. Empat jenazah ditemukan, sementara 12 orang masih hilang.