Advertisement
BPD DIY Syariah Berikan Edukasi dan Literasi Keuangan bagi Kader Muhammadiyah
Pemimpin Cabang Pembantu Bank BPD Syariah Gamping, Muhammad Wikan Beta Wisnu (kiri) saat menjadi pembicara dalam Baitul Arqam PCM Minggir, pekan lalu. - Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Bank BPD DIY Syariah terus mengedukasi masyarakat ihwal literasi keuangan. Kali ini, edukasi mereka berikan kepada para kader Muhammadiyah lewat acara Baitul Arqam di Kapanewon Minggir, Sleman pada 29-30 Juni 2024 lalu. Kegiatan ini digelar oleh Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Minggir.
Baitul Arqam tersebut dihadiri kader Muhammadiyah se kapanewon Minggir di antaranya Pimpinan Harian PCM Minggir, Pimpinan dan Anggota Majelis, Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Minggir, Pimpinan Ranting Muhammadiyah se-Minggir, Pimpinan Lembaga, Pimpinan HW, Pimpinan Tapak Suci Minggir dan Kokam.
Advertisement
Baitul Arqam merupakan bentuk pembinaan di Muhammadiyah yang berorientasi pada pembinaan ideologi keislaman dan kepemimpinan.
Pemimpin Cabang Pembantu Bank BPD DIY Syariah Gamping, Muhammad Wikan Beta Wisnu mengatakan Bank BPD DIY Syariah berkomitmen menjadi mitra utama Muhammadiyah dengan memberikan layanan dan produk jasa keuangan berbasis syariah.
"Untuk menunjang berbagai transaksi keuangan baik oleh lembaga maupun kader Muhammadiyah," kata dia lewat keterangan resmi dikutip, Selasa (2/7/2024).
Dalam kesempatan ini dia memberikan edukasi dan literasi terkait pengelolaan keuangan. Serta sosialisasi berbagai produk dan layanan Bank BPD DIY Syariah. Menurutnya Bank BPD DIY Syariah saat ini telah menjalin kerja sama dengan berbagai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di seluruh DIY. Melalui kerja sama ini, AUM maupun Kader Muhammadiyah dapat memanfaatkan berbagai produk dan layanan.
Seperti misalnya produk pembiayaan yang bisa digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan, misalnya pembangunan gedung, penambahan sarana dan prasarana maupun pembelian tanah.
Pimpinan Cabang Muhammadiyah Minggir, Ngadimin mengatakan saat ini sudah bisa mengakses layanan BPD DIY Syariah dengan mudah. Margin kompetitif dan jaringan layanan yang luas.
Dia menyebut layanan Bank BPD DIY Syariah dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan AUM di bawah kepemimpinannya seperti SD Muhammadiyah Suronandan. "Kami berencana mengembangkan gedung sekolah yang diharapkan dapat diwujudkan melalui kerja sama dengan Bank BPD DIY Syariah.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Mensesneg: Harga BBM Belum Berubah, Warga Diminta Tak Terpengaruh Isu
- KPK: Deadline Makin Dekat Banyak Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
Advertisement
Ganti Rugi Tol Jogja YIA Cair Ratusan Miliar, Warga Mulai Berbenah
Advertisement
Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Per 1 April 2026 Isi BBM Bersubsidi Dibatasi dan Wajib Catat Nopol
- Pengamat UGM: Batasi BBM Subsidi untuk Redam Dampak Krisis Minyak
- Arus Balik Belum Surut, 51.389 Penumpang Padati Stasiun di Jogja
- Stok Melimpah, Pasokan BBM dan LPG di DIY dan Jateng Aman
- Mensesneg: Harga BBM Belum Berubah, Warga Diminta Tak Terpengaruh Isu
- Isu Pembatasan BBM Mulai Berlaku 1 April, Ini Tanggapan Pertamina
Advertisement
Advertisement





