Advertisement
Marak Pinjol Ilegal, Ini Imbauan OJK DIY Agar Tak Salah Pilih

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA— Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati memilih pinjaman online (Pinjol), di tengah maraknya Pinjol ilegal.
Kepala OJK DIY, Eko Yunianto mengatakan pertama masyarakat perlu mengecek dahulu legalitas platform melalui chatbot ke nomor whatsapp hotline OJK di 081157157157 atau cek ke website OJK (ojk.go.id). Saat ini terdapat 100 platform Pinjol legal.
Advertisement
BACA JUGA: Pemerintah Sarankan Bayar UKT Pakai Pinjol, DPR RI: Malah Timbul Masalah Baru!
Kemudian masyarakat diminta tidak mudah tergiur dengan aspek kemudahan meminjam yang ditawarkan oleh Pinjol ilegal. Sebab taruhannya adalah data-data pribadi yang diinput pada saat pendaftaran.
"Sangat mungkin digunakan oleh pihak platform yang tidak bertanggung jawab untuk disalahgunakan," ungkapnya, Rabu (17/7/2024).
Eko menjelaskan jika data-data dari konsumen digunakan untuk mengakses platform Pinjol lainnya, yang mana krediturnya lembaga keuangan pelapor Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK), maka berpotensi menyebabkan permasalahan SLIK konsumen.
Lebih lanjut dia mengatakan segala bentuk aktivitas keuangan ilegal seperti judi online (Judol), Pinjol ilegal, investasi ilegal tidak ada yang dapat membuat seseorang kaya mendadak. Menurutnya Judol dengan platform online sudah disetting oleh pelaku agar konsumen atau masyarakat yang mengakses akan menang.
Setelah itu konsumen menjadi ketagihan dan berdampak menguras harta yang dimiliki. Akibatnya konsumen tersebut justru menjadi sengsara.
"Tidak ada manfaatnya sama sekali mengakses keuangan ilegal," tegasnya.
Sebelumnya, Ekonom Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), Y. Sri Susilo mengatakan syarat yang mudah menjadikan Pinjol banyak diminati masyarakat. Dibutuhkan administrasi yang lebih panjang untuk mengakses perbankan. Tidak langsung cair meski bunganya lebih rendah.
"Perbankan dengan bunga rendah macam-macam administrasinya, dan tidak langsung cair," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Donald Trump Berlakukan Tarif Timbal Balik di Hari Pembebasan
- InJourney: Puncak Arus Balik di 37 Bandara di Indonesia pada 7 April 2025
- Tips Optimalisasi Memori iPhone 16
- Kebijakan WFA Buat Pergerakan Penumpang Kereta Lebih Merata
- Pemerintah Bakal Bangun Rumah Subsidi untuk Nakes, Guru, Nelayan, dan Wartawan
Advertisement

WhatsApp Tambah Fitur Baru, Bisa Update Status Pakai Lagu Mirip Instagram
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Anggota DPR: Mudik 2025 Bukti Situasi Ekonomi di Indonesia Terkendali
- InJourney: Puncak Arus Balik di 37 Bandara di Indonesia pada 7 April 2025
- Donald Trump Berlakukan Tarif Timbal Balik di Hari Pembebasan
- Kepala Penelitian AI Meta Mendadak Mundur, Meta Platforms Inc Berisiko Kesulitan Bersaing dengan Kompetitor
- Okupansi Hotel di DIY Turun 20% Dibandingkan Lebaran Tahun Lalu
- Hari Ketiga Lebaran, 40 Ribu Lebih penumpang Kereta Api Kembali ke Jakarta
- Perdana Menteri Kanada Sebut Kebijakan Tarif Trump Bakal Ubah Fundamental Perdagangan Global
Advertisement
Advertisement