Advertisement
8 Tahun Unisi Hotel Malioboro Jogja Utamakan Keramahan
Direktur PT Unisia Kreasi Sejahtera Hepi Wahyuningsih memotong tumpeng dengan didampingi Ustadz H Wijayanto (kiri), Arief Bachtiar (kedua dari kiri) dan Dedi R Yusma (kanan).
Advertisement
JOGJA—Unisi Hotel Malioboro makin eksis memasuki usia ke-8. Unisi Hotel Malioboro Jogja semakin meneguhkan sebagai hotel syariah di Jogja.
"Syariah di kami tidak hanya labeling atau tagline, tetapi benar-benar substansinya, apalagi kami bergerak di bidang hospitality, jadi keramahan betul-betul kita jaga, kebersihan hotel, musalanya, perlengkapan ibadah di kamar dan lainnya. Syariah jadi nilai plus kami," terang General Manager Dedi R Yusma kepada wartawan di sela acara peringatan Milad ke-8 Unisi Hotel Malioboro Jogja, Selasa (17/9/2024).
Advertisement
Unisi Hotel Malioboro Jogja telah naik kelas menjadi hotel bintang tiga dan telah tersertifikasi sebagai hotel syariah di Lembaga Dewan Syariah Nasional MUI. "Kami mungkin satu-satunya hotel di Jogja yang punya sertifikasi syariah dari Dewan Syariah Nasional MUI," ujarnya.
Menurut Dedi, syariah telah menjadi gaya hidup masyarakat, dan ini berpengaruh positif bagi bisnis mereka. Tingkat hunian (okupansi) kami tahun ini sejak Januari ada diangka 83-85 persen, dan saat weekend pasti penuh, apalagi saat long weekend. "Ini di atas target kami yang 80 persen," ujarnya.
Saat ini, Unisi Hotel juga dilengkapi dengan meeting room. Ke depan Yayasan Wakaf UII yang menaungi hotel yang terletak di dekat Malioboro ini ingin membangun hotel kedua dengan konsep syariah.
Acara peringatan Milad ke-8 Unisi Hotel Malioboro Jogja diisi dengan pengajian menghadirkan penceramah kondang Ustadz H Wijayanto dan pemotongan tumpeng milad. Turut hadir memberikan sambutan Arief Bachtiar (Ketua Pengembangan Usaha Yayasan Badan Wakaf UII) dan Hepi Wahyuningsih (Direktur PT Unisia Kreasi Sejahtera).
Arief menambahkan, ke depan mereka akan mengembangkan usaha-usaha yang memilik prospek bagus dengan memaksimalkan usaha yang sudah ada. Salah satunya adalah mengembangkan jasa boga. "Kita akan maksimalkan yang sudah ada karena kalau kita membuka usaha baru, terlalu ribet," katanya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Kereta Api Mulai Terjadi Minggu Ini
- Komisaris Tinjau Kesiapan PLN di Masjid Raya Baiturrahman Semarang
- Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU
Advertisement
Ansyari Lubis Minta PSS Sleman Tampil Maksimal Lawan Kendal Tornado
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Harga Emas Antam Sabtu 28 Maret 2026 Melonjak, Ini Daftar Gramasinya
- Perputaran Uang Lebaran di Jogja Diperkirakan Tembus Puluhan Triliun
- BI Prediksi Ekonomi DIY Triwulan I 2026 Melaju Berkat Efek Lebaran
- Harga Cabai Rawit Merah Melonjak, Ayam dan Beras Ikut Naik
- Isu Dirut Bulog Jadi Kabais TNI Ternyata Tidak Benar
- BEI Yogyakarta: IHSG Bergejolak, Investor Lokal Justru Bertambah
- Lonjakan Harga BBM Picu Gangguan Pasokan di SPBU Inggris
Advertisement
Advertisement







