DPRD DIY Desak Izin SPPG Penyebab Keracunan Dicabut
DPRD DIY mendesak sanksi tegas hingga pencabutan izin SPPG yang terbukti menyebabkan keracunan MBG. Sebanyak 415 dari 424 SPPG telah ber-SLHS.
Ilustrasi ekspor impor (Freepik)
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat ekspor DIY pada September 2024 mencapai 46,18 juta dolar AS, secara bulanan (month-to-month/mtm) turun tipis 1,2% dari bulan sebelumnya 46,74 juta dolar AS. Akan tetapi secara tahunan (year-on-year/yoy) terjadi kenaikan di mana pada September 2023 sebesar 37,11 juta dolar AS.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY, Syam Arjayanti mengatakan kenaikan ekspor September 2024 dibandingkan September 2023 kemungkinan karena pelaku usaha sudah mulai beradaptasi dengan situasi global. Selain itu permintaan juga meningkat karena stok di sana mulai berkurang.
Menurutnya, ekspor September 2024 meningkat dari tahun lalu untuk komoditas pakaian jadi rajutan seperti jaket/mantel di mana sudah mulai persiapan untuk musim dingin. Kenaikan juga terjadi pada minyak atsiri sebagai bahan baku berbagai macam produk seperti kosmetik, minyak wangi dan lainnya, serta produk dari bahan kertas/karton.
"[kenaikan] mungkin disebabkan pelaku usaha sudah mulai beradaptasi dengan situasi kondisi global," kata Syam, Selasa (5/11/2024).
Dia menjelaskan, negara tujuan ekspor utama dari DIY adalah Amerika Serikat, Australia, dan Jepang. Syam menyebut Australia merupakan salah satu negara tujuan baru yang mengalami peningkatan cukup signifikan.
DIY berusaha mendorong pelaku usaha meningkatkan atau memperluas ekspor ke negara tersebut melalui fasilitas perjanjian perdagangan bilateral Indonesia-Australia. Selain Australia, pelaku usaha DIY juga didorong untuk masuk ke pasar baru seperti Turki dan beberapa wilayah Eropa Timur.
"Disperindag DIY bersama para perwakilan perdagangan dan KBRI di luar negeri berusaha memfasilitasi pertemuan/business matching secara online," jelasnya.
Secara umum golongan barang yang diekspor masih relatif sama, namun mengalami perubahan inovasi produk. Saat ini produk makanan sudah mulai ekspor. "Tetapi karena nilai masih tergolong kecil, jadi belum terlihat dalam data BPS," ucapnya.
Kepala BPS DIY, Herum Fajarwati mengatakan pada September 2024 negara pangsa ekspor pertama adalah Amerika Serikat dengan nilai 21,67 juta dolar AS andilnya 46,93%. Kedua Australia dengan nilai 3,13 juta dolar AS andilnya 6,78%. Ketiga Jepang 2,90 juta dolar AS andilnya 6,26%. Disusul Jerman dan seterusnya dengan nilai di bawah 2,5 juta dolar AS dengan andil dibawah 6%.
Ia menjelaskan, berdasarkan komoditas ekspor terbesar DIY pada September 2024 yakni pakaian jadi bukan rajutan mencapai 11,20 juta dolar AS andilnya 24,25%. Kedua barang-barang rajutan dengan nilai 8,65 juta dolar AS andilnya 18,73%. Ketiga perabot penerangan rumah 5,96 juta dolar AS andilnya 12,91%.
"Untuk barang-barang dari kulit dan seterusnya nilainya di bawah 5,7 juta dolar AS dan dan andil di bawah 12,5%," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD DIY mendesak sanksi tegas hingga pencabutan izin SPPG yang terbukti menyebabkan keracunan MBG. Sebanyak 415 dari 424 SPPG telah ber-SLHS.
George Russell raih pole position Sprint F1 GP Belanda 2026 di Zandvoort. Unggul 0,041 detik atas Norris. Verstappen di posisi 6
Hull City vs Manchester United di pekan perdana Liga Inggris 2026-2027, Sabtu (22/8). Carrick waspadai tim promosi, Jakirovic janji sulitkan MU
KPK mengungkap peran guru sebagai koordinator siswa dalam dugaan jual beli kursi Unsoed dengan harga Rp50 juta hingga Rp500 juta.
4,3 juta mobil listrik di China direcall karena masalah gagang pintu elektronik yang dinilai berisiko saat kendaraan kehilangan daya.
Dapat panggilan nomor asing yang cuma berdering sekali? Waspada modus wangiri dan jangan asal menelepon balik.