DIY Jajaki Kerja Sama dengan Spanyol, Ekraf hingga Pariwisata Dibidik
Pemda DIY menjajaki kerja sama dengan Spanyol di bidang ekraf, pariwisata, film, budaya, dan olahraga, termasuk promosi wisata Jogja.
Ilustrasi ekspor impor (Freepik)
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat ekspor DIY pada September 2024 mencapai 46,18 juta dolar AS, secara bulanan (month-to-month/mtm) turun tipis 1,2% dari bulan sebelumnya 46,74 juta dolar AS. Akan tetapi secara tahunan (year-on-year/yoy) terjadi kenaikan di mana pada September 2023 sebesar 37,11 juta dolar AS.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY, Syam Arjayanti mengatakan kenaikan ekspor September 2024 dibandingkan September 2023 kemungkinan karena pelaku usaha sudah mulai beradaptasi dengan situasi global. Selain itu permintaan juga meningkat karena stok di sana mulai berkurang.
Menurutnya, ekspor September 2024 meningkat dari tahun lalu untuk komoditas pakaian jadi rajutan seperti jaket/mantel di mana sudah mulai persiapan untuk musim dingin. Kenaikan juga terjadi pada minyak atsiri sebagai bahan baku berbagai macam produk seperti kosmetik, minyak wangi dan lainnya, serta produk dari bahan kertas/karton.
"[kenaikan] mungkin disebabkan pelaku usaha sudah mulai beradaptasi dengan situasi kondisi global," kata Syam, Selasa (5/11/2024).
Dia menjelaskan, negara tujuan ekspor utama dari DIY adalah Amerika Serikat, Australia, dan Jepang. Syam menyebut Australia merupakan salah satu negara tujuan baru yang mengalami peningkatan cukup signifikan.
DIY berusaha mendorong pelaku usaha meningkatkan atau memperluas ekspor ke negara tersebut melalui fasilitas perjanjian perdagangan bilateral Indonesia-Australia. Selain Australia, pelaku usaha DIY juga didorong untuk masuk ke pasar baru seperti Turki dan beberapa wilayah Eropa Timur.
"Disperindag DIY bersama para perwakilan perdagangan dan KBRI di luar negeri berusaha memfasilitasi pertemuan/business matching secara online," jelasnya.
Secara umum golongan barang yang diekspor masih relatif sama, namun mengalami perubahan inovasi produk. Saat ini produk makanan sudah mulai ekspor. "Tetapi karena nilai masih tergolong kecil, jadi belum terlihat dalam data BPS," ucapnya.
Kepala BPS DIY, Herum Fajarwati mengatakan pada September 2024 negara pangsa ekspor pertama adalah Amerika Serikat dengan nilai 21,67 juta dolar AS andilnya 46,93%. Kedua Australia dengan nilai 3,13 juta dolar AS andilnya 6,78%. Ketiga Jepang 2,90 juta dolar AS andilnya 6,26%. Disusul Jerman dan seterusnya dengan nilai di bawah 2,5 juta dolar AS dengan andil dibawah 6%.
Ia menjelaskan, berdasarkan komoditas ekspor terbesar DIY pada September 2024 yakni pakaian jadi bukan rajutan mencapai 11,20 juta dolar AS andilnya 24,25%. Kedua barang-barang rajutan dengan nilai 8,65 juta dolar AS andilnya 18,73%. Ketiga perabot penerangan rumah 5,96 juta dolar AS andilnya 12,91%.
"Untuk barang-barang dari kulit dan seterusnya nilainya di bawah 5,7 juta dolar AS dan dan andil di bawah 12,5%," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY menjajaki kerja sama dengan Spanyol di bidang ekraf, pariwisata, film, budaya, dan olahraga, termasuk promosi wisata Jogja.
SpaceXAI merilis Grok 4.7 dengan peningkatan skor coding dan tugas profesional. Harga API tetap, tetapi konsumsi token dapat memengaruhi biaya.
Timnas Voli Putri Indonesia kalah 0-3 dari Taiwan dalam perebutan tempat kelima Asian Games 2026. Skuad Garuda Pertiwi pun finis di posisi keenam.
Taylor Swift akan menerima Artist Director Honors di MTV VMA 2026. Ia juga masuk sembilan nominasi, sementara Nirvana mendapat Video Vanguard Award.
Tim bulu tangkis putra Indonesia menghadapi Malaysia di perempat final Asian Games 2026. Simak susunan pemain dan calon lawan di semifinal.
ISI Jogja menonaktifkan seorang dosen usai Satgas PPKPT menuntaskan pemeriksaan laporan dugaan kekerasan seksual terhadap mahasiswa.