Advertisement
BEI DIY Targetkan Penambahan 50.000 Investor Tahun Ini, 2 Perusahaan Go Public
Ilustrasi pasar modal. - Bisnis Indonesia/Dedi Gunawan
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Bursa Efek Indonesia (BEI) Yogyakarta menargetkan penambahan 50.000 investor pasar modal di sepanjang 2025. Kepala BEI Yogyakarta, Irfan Noor Riza mengaku optimistis target ini bisa tercapai.
Ia menyebut optimisme ini tidak lepas dari kebijakan perekonomian yang telah ditetapkan oleh pemerintah baru. Dan juga melihat kondisi makro ekonomi seperti tren penurunan inflasi dan suku bunga global, serta potensi pertumbuhan pasar modal nasional.
Advertisement
"Kami sangat optimis di tahun 2025 ini investor DIY akan bertumbuh paling tidak 50.000," ucapnya, Jumat (10/1/2025).
Irfan menjelaskan salah satu cara untuk mendorong peningkatan jumlah investor adalah dengan menggencarkan kegiatan edukasi. Menurutnya sepanjang 2024, BEI telah melakukan sebanyak 957 kegiatan di DIY.
Menurutnya dari semua kegiatan ini disinergikan dengan 61 Galeri Investasi (GI) BEI, serta 126 duta pasar modal yang diciptakan bersama GI-GI di DIY dan sekitarnya.
BACA JUGA: Ini Kriteria UMKM yang Masuk Daftar Hapus Piutang
Lebih lanjut dia mengatakan BEI bersama dengan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan beberapa sekuritas di DIY berupaya mempercepat pelaporan data terkait penambahan investor total tahun lalu.
"Semoga segera dapat kami sampaikan data lengkapnya untuk jumlah investor khusus DIY sampai dengan akhir 2024 lalu," tuturnya.
Perusahaan Go Public
Irfan menjelaskan pada 2024 lalu belum ada perusahaan dari DIY yang initial public offering (IPO). Satu perusahaan yang berencana IPO di 2024 tidak terkejar persiapannya.
BEI DIY berharap perusahaan tersebut bisa IPO di 2025 ini. Target BEI DIY paling tidak tambah 1 perusahaan lagi.
"Jadi total harapan kami ada 2 perusahaan yang bisa IPO dari DIY." katanya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Kereta Api Mulai Terjadi Minggu Ini
- Komisaris Tinjau Kesiapan PLN di Masjid Raya Baiturrahman Semarang
- Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU
Advertisement
Pantai Gunungkidul Padat, Ancaman Ombak Tinggi Mengintai
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Lonjakan Arus Balik, InJourney Airports Siapkan Ribuan Extra Flight
- Harga Emas Pegadaian Naik Hari Ini 26 Maret, UBS Tembus Rp2,86 Juta
- Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan, Nilai Buyback Justru Merosot
- Okupansi Hotel di DIY Turun, Wisatawan Pilih Solo dan Magelang
- Ekspor Batu Bara Kena Pungutan Baru, Berlaku Mulai 1 April 2026
- Rupiah Menguat Tipis Saat Pasar Menunggu Sinyal Damai Iran
Advertisement
Advertisement







