Advertisement
Mahasiswa Gen Z Kuasai 30 Persen Investor Pasar Modal di DIY
Saham - Foto ilustrasi dibuat oleh AI - StockCake
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Jumlah investor pasar modal di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus mengalami pertumbuhan. Hingga September 2025, BEI Kantor Perwakilan Yogyakarta mencatat sebanyak 282.074 orang telah menjadi investor, di mana sekitar 30% di antaranya merupakan mahasiswa termasuk generasi Z.
Kepala BEI Yogyakarta, Irfan Noor Riza, mengatakan tingginya partisipasi mahasiswa menjadi peluang besar karena dalam 5–7 tahun ke depan mereka akan mulai bekerja dan memiliki modal lebih besar untuk berinvestasi. “Dari total investor per September 282.074, sekitar 30%-nya mahasiswa, termasuk Gen Z. Ini potensi dan peluang luar biasa,” ujar Irfan.
Advertisement
Tahun ini BEI Yogyakarta menargetkan penambahan 50.000 investor baru. Hingga September, capaian sudah melampaui target dengan tambahan 52.219 investor baru. Rata-rata penambahan per bulan mencapai 5.800 investor. Jika tren ini konsisten, BEI Yogyakarta optimistis jumlah investor di akhir tahun bisa menembus 300.000 orang.
Untuk mendorong pertumbuhan lebih lanjut, BEI Yogyakarta berencana meluncurkan program inklusi massal pada akhir tahun atau awal tahun depan. Tahun depan, target penambahan investor ditetapkan antara 75.000–100.000 orang, seiring prospek pertumbuhan ekonomi dan kondisi inflasi yang masih kondusif.
BACA JUGA
Irfan juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati agar tidak terjebak dalam fenomena Fear of Missing Out (FOMO). Meski banyak platform edukasi daring tersedia, tidak semuanya dapat dipercaya. Ia mendorong calon investor belajar melalui saluran resmi BEI, seperti akun media sosial resmi maupun Sekolah Pasar Modal (SPM) yang diselenggarakan secara rutin.
“Warga Yogyakarta bisa mengakses Sekolah Pasar Modal dan Galeri Investasi di kampus secara gratis. Bahkan beberapa kelas menyediakan reward berupa top up untuk peserta. Program ini terbuka bagi siapa saja yang ingin memahami pasar modal dengan benar,” kata Irfan.
Dengan semakin banyaknya mahasiswa dan generasi muda yang tertarik berinvestasi, BEI Yogyakarta optimistis pertumbuhan investor akan berlanjut. Hal ini dinilai akan memberi dampak positif bagi literasi keuangan masyarakat dan memperkuat ekosistem pasar modal di DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Kemenpar Kenalkan Wisata Banyuwangi-Bali ke Pasar Global
Advertisement
Berita Populer
- Bank Indonesia: Ekonomi DIY 2026 Diproyeksi Tumbuh hingga 5,7 Persen
- BEI Yogyakarta Apresiasi 7 Galeri Investasi Terbaik 2025
- Jerman Diprediksi Tumbuh Tipis, IMF Ingatkan Butuh Reformasi Besar
- Emas Antam, UBS, Galeri24 Sama-Sama Naik di Akhir Pekan
- Harga Cabai Rawit Tembus Rp55.250 per Kilogram
- Harga Properti Rp500 Juta ke Bawah di Jogja Turun hingga 30 Persen
- Mahasiswa Gen Z Kuasai 30 Persen Investor Pasar Modal di DIY
Advertisement
Advertisement




