Advertisement
Bank Jateng Raih Penghargaan CSR Award dari Pemprov Jateng
Plt. Direktur Utama Bank Jateng, Irianto Harko Saputro menerima penghargaan Pelaksana CSR Terbaik 1 Kategori BUMD dari Wakil Gubernur Jawa Tengah H. Taj Yasin di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Rabu (12/3 - 2025).
Advertisement
SEMARANG–Bank Jateng mendapatkan penghargaan Pelaksana CSR Terbaik 1 Kategori BUMD dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Rabu (12/3/2025). Penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi atas dukungan terhadap program pembangunan di Jawa Tengah.
Plt. Direktur Utama Bank Jateng, Irianto Harko Saputro mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas apresiasi yang diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kepada Bank Jateng atas pencapaian ini.
Advertisement
“Penghargaan ini menegaskan bahwa Bank Jateng dalam menjalankan bisnisnya tidak hanya berorientasi pada profit semata, tetapi juga mengedepankan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar,” kata Irianto.
Sebanyak 18 perusahaan tersebut terdiri dari kategori perusahaan swasta yakni PT Tirta Investama Pabrik Klaten, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, PT Norojono Tobacco International, PT Bhimasena Power Indonesia, PT Sinar Tambang Arthalestari, PT Nestle Indonesia Pabrik Bandaraya.
Kategori BUMN diberikan kepada PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Tengah, PT Telkom Regional III Jawa Tengah-DIY Jawa Timur Bali Nusa Tenggara, Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Tengah, PT Semen Gresik Pabrik Rembang, PT PLN unit induk distribusi Jawa Tengah-DIY, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk Pabrik Cilacap.
Sedangkan kategori BUMD ada PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah, PT BPR BKK Purwokerto, PT Tirta Utama Jawa Tengah, PT Jateng Petro Energi, PT BPR BKK Ungaran.
BACA JUGA: Pemasangan Baru PDAM di Kota Jogja Didiskon 75 Persen, Cek Syaratnya
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen menuturkan bahwa CSR Award dilakukan sebagai bentuk apresiasi sekaligus menjaga tali kolaborasi antara pemerintah dan perusahaan, baik swasta maupun BUMN dan BUMD.
“Saya senang, kita ingin perusahaan baik itu swasta terutama milik pemerintah yuk kita bareng-bareng menyalurkan CSR sesuai arahan Pak Presiden,” ujarnya.
Ia juga meminta, penyaluran CSR dapat disesuaikan dengan kebijakan daerah, dalam hal ini adalah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Sehingga perusahaan punya kontribusi dalam kemajuan daerah. “Jadi CSR bukan hanya memajukan perusahaan saja, tapi juga masyarakat,” katanya.
Menurutnya, melalui CSR Award Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mampu menarik perusahaan yang lain untuk lebih masif lagi dalam berkontribusi terhadap kemajuan daerah. “Jadi penyaluran CSR dapat membantu pemerintah terutama kemiskinan dan pendidikan,” tegasnya.
Sekda Provinsi Jawa Tengah, Sumarno juga mengatakan bahwa penghargaan ini sekaligus untuk menginspirasi dan memotivasi perusahaan untuk bisa berkolaborasi dalam mendorong pembangunan di Jawa Tengah.
“Kami sampaikan terima kasih atas upaya kerja sama selama ini dalam berkontribusi mendukung program pemerintah Jawa Tengah,” katanya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Kereta Api Mulai Terjadi Minggu Ini
- Komisaris Tinjau Kesiapan PLN di Masjid Raya Baiturrahman Semarang
- Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU
Advertisement
Malioboro Membeludak, Wisatawan Dialihkan ke Kotagede dan Kotabaru
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Krisis Energi, Purbaya: APBN Belum Diubah, Masih Aman
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Lonjakan Arus Balik, InJourney Airports Siapkan Ribuan Extra Flight
- Harga Emas Pegadaian Naik Hari Ini 26 Maret, UBS Tembus Rp2,86 Juta
- Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan, Nilai Buyback Justru Merosot
- Okupansi Hotel di DIY Turun, Wisatawan Pilih Solo dan Magelang
Advertisement
Advertisement







