DIY Jajaki Kerja Sama dengan Spanyol, Ekraf hingga Pariwisata Dibidik
Pemda DIY menjajaki kerja sama dengan Spanyol di bidang ekraf, pariwisata, film, budaya, dan olahraga, termasuk promosi wisata Jogja.
Ilustrasi beras di pasar tradisional. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Perum Bulog Kanwil Yogyakarta menyebut stok beras Bulog saat ini mencapai 89.000 ton dan dalam kondisi aman, khususnya dalam menyambut lebaran. Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Yogyakarta, Ninik Setyowati mengatakan dalam rangka menjaga daya beli masyarakat dan menahan laju inflasi khususnya komoditas beras, Bulog rutin melakukan operasi pasar dan pasar murah.
Menurutnya kegiatan tersebut dikerjasamakan dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, PT Pos Indonesia, serta jaringan Rumah Pangan Kita (RPK), dengan menjual beras SPHP dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp12.500 per kg. "Stok beras yang dikuasai Bulog sebesar 89.000 ton dan dalam kondisi aman," ucapnya.
BACA JUGA: Puluhan Ton Gabah Petani Kulonprogo Diserap Bulog, Segini Harganya
Ia menjelaskan melalui perawatan kualitas yang rutin dilaksanakan sesuai Standard Operating Procedure (SOP), Bulog memastikan beras yang dikeluarkan dari gudang bebas dari hama. Sehingga tidak mempengaruhi pemenuhan kebutuhan beras dalam menghadapi lebaran.
Lebih lanjut Ninik menjelaskan sudah dilakukan pengecekan secara menyeluruh terhadap stok beras milik Bulog. Serta telah dilakukan perawatan kualitas, baik berupa spraying maupun fumigasi. "Sehingga saat ini sudah tidak ditemukan hama pada stok," jelasnya.
Dia mengatakan beras termasuk komoditas pangan yang punya potensi mudah terserang hama selama penyimpanan. Oleh karena untuk mencegah meluasnya serangan hama yang terjadi, Bulog mempunyai SOP mengenai Pengelolaan Hama Gudang Terpadu (PHGT).
Kanwil Yogyakarta, kata Ninik, telah melaksanakan SOP tersebut dengan melakukan pencegahan, pengecekan dan perawatan komoditi beras secara rutin. "Yaitu berupa spraying dilakukan satu bulan sekali dan fumigasi dilakukan tiga bulan sekali untuk memastikan beras yang disalurkan dari gudang bebas dari hama," katanya.
BACA JUGA: Bulog Jamin Stok Beras Aman sampai Akhir Ramadan
Sebelumnya, Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero), Faizal Rochmad Djoemadi menyampaikan operasi pasar murah di DIY digelar di 78 lokasi. Menurutnya dalam dua hari sekali stok selalu habis dan ambil lagi ke Bulog, PTPN, dan ID Food. Per KTP dibatasi 2 kg beras, 2 liter minyak, dan untuk beras SPHP 10 kg. "Baru kali ini diadakan secara masif, tahun-tahun sebelumnya hanya di kota-kota besar saja," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY menjajaki kerja sama dengan Spanyol di bidang ekraf, pariwisata, film, budaya, dan olahraga, termasuk promosi wisata Jogja.
Warga Padukuhan Karang, Tuksono, Kulonprogo, kembali memprotes tambang pasir Sungai Progo. CV BKS menyebut seluruh perizinan telah lengkap.
Jenazah Sukarman, kru KM Arupadatu I, tiba di Soetta dari Bengkulu dan langsung dibawa ke rumah duka di Pandeglang.
Harga BBM hari ini 24 September 2026 masih mengikuti penyesuaian awal September. Pertamax tetap Rp15.950 per liter.
Bank Indonesia mempertahankan BI Rate 5,75% pada September 2026. Stabilitas rupiah dan tekanan pasar keuangan global menjadi pertimbangan utama.
Pendapatan transfer DIY turun Rp583,77 miliar pada perubahan APBD 2026. DPRD meminta PAD diperkuat tanpa menambah beban masyarakat.