Advertisement
Sebanyak 95.732 Penumpang KA Berangkat dari Daop 6 Yogyakarta
Penumpang naik turun kereta api di Stasiun Tugu Jogja. - dok - PT KAI Daop 6
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA— PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta mencatat sepanjang masa angkutan lebaran sejak 21 Maret 2025 hingga 25 Maret 2025 pukul 13.00 WIB tercatat jumlah penumpang naik dari stasiun Daop 6 Yogyakarta sebanyak 95.732 penumpang. Sementara penumpang turun mencapai 90.213 penumpang.
Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih mengatakan khusus hari ini 25 Maret 2025 hingga pukul 13.00 WIB jumlah penumpang naik mencapai 13.970 penumpang dan penumpang turun mencapai 17.196 penumpang.
Advertisement
Dia mengatakan puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada 28 Maret 2025. "Di mana pada hari itu penumpang naik 19.000 dan penumpang turun 20.000," ucapnya, Selasa (25/3/2025).
Ia menjelaskan angka ini masih dinamis karena pemesanan tiket terus berjalan hingga jelang keberangkatan KA. Feni mengatakan KAI Daop 6 Yogyakarta juga berupaya menambah kenyamanan pelanggan dengan menempatkan fasilitas Air Cooler sebanyak 7 unit di ruang tunggu Stasiun Yogyakarta.
Selain itu, Daop 6 Yogyakarta juga terus berinovasi untuk meningkatkan layanan kepada pelanggan sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDG’s) dengan mengurangi konsumsi air kemasan sekali pakai.
KAI Daop 6 Yogyakarta menyediakan water station di 8 stasiun yaitu di Stasiun Yogyakarta, Lempuyangan, Solo Balapan, Wates, Klaten, Purwosari, Solo Kota, dan Palur. "Hal ini sebagai upaya KAI mengedukasi masyarakat untuk membawa tumbler botol minuman dan mulai menekan penggunaan botol plastik sekali pakai," jelasnya.
Suasana di Stasiun Yogyakarta pada hari ini terlihat semakin ramai. Penumpang dengan menggendong tas carrier dan membawa koper tak henti berlalu lalang. Ruang tunggu juga semakin ramai terisi.
Salah satu pemudik Tasya mengaku pulang lebih cepat. Ia baru saja sampai dari Bandung dan sedang menunggu untuk dijemput. "Saya aslinya Jogja, baru saja pulang dari Bandung," ucapnya. (Anisatul Umah)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 1 Februari 2026, Tarif Rp8.000
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- KAI Daop 6 Jogja Catat Lonjakan Angkutan Barang 23 Persen
- Harga Emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Turun Rp89.000 per Gram
- Harga Emas Antam Hari Ini Turun Drastis Rp260 Ribu, Cek Daftar Harga
- Harga Emas Dunia Turun Awur-awuran, Koreksi Tertinggi dalam 4 Dekade
- Bapanas Catat Penurunan Harga Cabai dan Bawang, Daging Sapi Naik
- Kepemimpinan OJK-BEI Berubah, Pasar Butuh Kepastian
- Gonjang-ganjing Pasar Saham, Sejumlah Petinggi OJK Mundur
Advertisement
Advertisement



