Masjid Sultan Eyup, Masjid di Istanbul yang "Dijaga" Sahabat Nabi Muhammad SAW
Di antara banyak masjid di Istanbul, Masjid Sultan Eyup menjadi paling unik dan ramai dikunjungi pelancong. Kondisi ini tidak bisa lepas dari sejarah Sultan Eyu
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo./JIBI-Dok. Bank Indonesia
Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan lima hal agar kondisi perekonomian Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tetap kuat.
Hal ini diutarakannya dalam upacara pelantikan Upacara Pengukuhan Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIY Sri Darmadi Sudibyo, di Kantor Perwakilan BI DIY, Jumat (16/5/2025).
Perry mengatakan Sri Darmadi Sudibyo harus mampu memajukan perekonomian DIY apapun nanti kondisi ekonomi global dan nasional yang terjadi. Beberapa hal yang menjadi pesan penting Perry memajukan ekonomi DIY yaitu pertama, pengendalian inflasi terutama inflasi pangan di DIY. Hal ini dilakukan agar DIY sejahtera.
Kedua, DIY perlu memajukan ekonomi rakyat terutama menyokong usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Untuk itu Pemda DIY bersama stakeholder termasuk BIY DIY perlu melakukan kajian agar UMKM didorong lebih bai. Caranya dengan dibantu model bisnisnya untuk mengembangkan UMKM.
Selain itu juga saluran kredit untuk UMKM bisa dipermudah. “Dorong ekonomi UMKM di DIY, kalau ekonomi rakyat muter, makan akan lebih baik, dan warga sejahtera,” kata Perry.
Ketiga, soal digitalisasi. Menurut Perry digitalisasi di DIY termasuk yang tercepat. Ditandai dengan penggunaan QRIS. “Apalagi dengan penggunaan BI Fast oleh merchant, pasti lebih baik lagi,” kata Perry.
BI Fast adalah fasilitas transfer antar bank yang diinisiasi Bank Indonesia dengan tarif lebih murah. Selain itu Perry juga menyebut, digitalisasi keuangan daerah harus terus didorong, termasuk digitalisasi untuk UMKM.
Keempat, agar ekonomi DIY tetap kokoh di masa mendatang, perlu adanya penyediaan uang dalam jumlah yang cukup dan layak edar. “Jangan sampai ada uang palsu yang beredar di DIY. Karena itu simbol kedaulatan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia),” katanya.
BACA JUGA: Siap-siap! Mulai 1 Juni Lokasi Parkir Khusus ABA di Jogja Mulai Dipagar
Kelima, perlu adanya penataan kembali di internal Bank Indonesia DIY, hal ini agar kinerja dan sinergi dengan Pemda DIY bisa lebih baik lagi. “Dengan kinerja yang baik maka ekonomi DIY juga akan lebih baik,” katanya.
Perry menambahkan pertumbuhan ekonomi DIY selalu di atas rata-rata ekonomi nasional. Hal ini tidak lepas kinerja BI dan pemerintah khususnya dalam mengendalikankan inflasi.
"Terima kasih kepada Ngarsa Dalem (Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X) sudah memberikan arahan sehingga TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) bisa menjalankan tugas dengan baik sehingga ekonomi DIY juga di atas rata- nasional," katanya.
Sebelumnya dalam pidatonya, Sultan HB X menyebutkan BI bukan sekadar stabilisator, tetapi juga co-creator bagi masa depan ekonomi DIY yang lebih inklusif, adaptif, dan berdaya saing.
Sultan mengatakan, perekonomian DIY tahun 2025, diproyeksikan melaju stabil di kisaran 4,8–5,6% (yoy).
“Kondisi ini ditopang oleh kenaikan UMP, akselerasi program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta perbaikan iklim cuaca. Namun, tekanan eksternal dan kebijakan efisiensi fiskal nasional, dapat menjadi deselerator daya dorong belanja pemerintah dan pelayanan publik. Namun tentunya berbagai tantangan dan potensi itu, dapat menjadi modal sosial, dalam peningkatan kerja sama Bank Indonesia dan Pemda DIY,” kata Sri Sultan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Di antara banyak masjid di Istanbul, Masjid Sultan Eyup menjadi paling unik dan ramai dikunjungi pelancong. Kondisi ini tidak bisa lepas dari sejarah Sultan Eyu
Menkeu Purbaya memastikan pembiayaan MBG dan pengadaan alutsista tetap aman dengan defisit APBN dijaga di bawah 3 persen.
Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta kembali menggelar EduCareer Connect 2026 bertajuk “From Campus to Career: Connecting Education, Opportunities
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.