Kantor Imigrasi Baru Bakal Hadir di Gunungkidul Mulai 2027
Kantor imigrasi baru direncanakan hadir di Gunungkidul pada 2027. Pemkab menyiapkan lahan 2.000 meter persegi beserta gedung.
Pertumbuhan ekonomi ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Sekretaris Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Yogyakarta, Y. Sri Susilo memperkirakan inflasi Mei 2025 akan sedikit meningkat dibandingkan April 2025. Sebab ada dua libur panjang di dalamnya yakni Hari Raya Waisak dan Kenaikan Isa Almasih.
Menurutnya setiap libur panjang terjadi lonjakan kunjungan wisatawan di DIY, terbukti dengan jalanan yang padat. Tingginya kunjungan wisatawan ke DIY membuat permintaan melonjak yang juga turut berdampak pada inflasi. "Namun angkanya memang relatif kecil, jadi dugaan saya angkat meningkat [inflasi] dibandingkan bulan lalu," ucapnya, Minggu (1/6/2025).
Ia menjelaskan jika dilihat dari sisi pangan tidak ada perubahan harga yang signifikan. Sehingga inflasi Mei 2025 lebih banyak disebabkan karena peningkatan permintaan dampak dari beberapa libur panjang.
Lebih lanjut Sri mengatakan momen Lebaran Idul Adha bulan Juni 2025, sedikit banyak juga berpengaruh pada inflasi Mei 2025. Sebab mendekati hari H sudah mulai ada transaksi hewan kurban yang menyebabkan harga kambing dan sapi melonjak.
Menurutnya tren inflasi tinggi kemungkinan juga akan berlanjut pada Juni 2025 karena masih akan ada libur panjang dan juga libur anak sekolah. "Disamping long weekend mungkin sedikit tambahan dari transaksi awal hewan kurban, minggu-minggu ini sudah banyak di beberapa tempat transaksi penjualan," jelasnya.
Pada April 2025 Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat inflasi DIY sebesar 1,67% secara bulanan (month-to-month/mtm). Sementara secara tahunan (year-on-year/yoy) terjadi inflasi 2,10% dan secara tahun kalender (year-to-date/ytd) inflasi 1,71%.
Kepala BPS DIY, Herum Fajarwati mengatakan secara grafik inflasi April 2025 ini cukup tinggi dan merupakan angka tertinggi dalam beberapa tahun terakhir."Bisa jadi merupakan angka tertinggi selama 3 tahun terakhir," tuturnya.
Jika dilihat berdasarkan kelompok pengeluaran, kelompok air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga memberikan andil inflasi terbesar yakni 1,43%. Artinya dari 1,67% sebesar 1,43% disumbang oleh kelompok ini.
"Kelompok kedua yang memberikan andil inflasi dominan adalah perawatan pribadi dan jasa lainnya andil 0,22%." (Anisatul Umah)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kantor imigrasi baru direncanakan hadir di Gunungkidul pada 2027. Pemkab menyiapkan lahan 2.000 meter persegi beserta gedung.
Polresta Jogja menyatakan dugaan pungli dan pemerasan terhadap Bolosego di Alkid tak memenuhi unsur pidana setelah memeriksa 17 orang.
BGN menemukan yayasan meminta setoran per ompreng kepada mitra MBG. Sudaryono menyebut praktik tersebut bermula dari kepemimpinan sebelumnya.
Kulonprogo mengintegrasikan data pernikahan dan adminduk melalui Kado Nikah serta Bela Akta Pro untuk mempercepat layanan dokumen warga.
Tiga pos Damkar Sleman sudah berdiri, tetapi Pos Damkar Prambanan belum beroperasi karena terkendala SDM dan sarana prasarana.
Veda Ega Pratama menempati posisi kedelapan sesi latihan Moto3 Jepang di Sirkuit Motegi dengan catatan waktu 1 menit 55,597 detik.