Ekspor DIY Tumbuh 8,74 Persen, Pemda Bidik Australia dan China
Ekspor DIY Januari-Juli 2026 tumbuh 8,74% menjadi US$352,58 juta. Pemda DIY mendorong perluasan pasar ke Australia dan China.
Penjual beras di Pasar Tradisional. - Antara
Harianjogja.com, JOGJA— Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY menyampaikan, berdasarkan data untuk wilayah DIY selama periode Agustus 2025 harga beras medium ada di kisaran Rp12.500-Rp13.500 per kg.
Kepala Disperindag DIY, Yuna Pancawati mengatakan untuk fluktuasi harga beras di DIY lebih banyak disebabkan oleh hari libur atau kunjungan wisatawan.
Menurutnya kondisi pasar di DIY tidak sepenuhnya mengikuti pola nasional dan cenderung dipengaruhi oleh faktor lokal. Seperti distribusi pasca libur panjang dan dinamika permintaan di tingkat regional.
"Lebih banyak disebabkan oleh hari libur/wisatawan," ucapnya, Rabu (27/8/2025).
Dia mengatakan beberapa upaya dilakukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) DIY untuk menstabilkan harga beras. Di antaranya secara masif mengadakan operasi pasar di pasar pantuan.
Lalu bekerjasama dengan stakeholder yang ada, seperti Bulog dan Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi) untuk suplai ke pasar. "Mengadakan pemantauan harga di pasar pantuan secara rutin," jelasnya.
Sebelumnya, Anggota Ombudsman RI Yeka Hendra Fatika mengatakan berdasarkan catatan Badan Pangan Nasional stok beras Juli 2025 mencapai 4,2 juta ton, menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah. Pembandingnya pada 1984 dan 1997 stok tertinggi hanya sekitar 3 juta ton.
Menurutnya angka tersebut memang terlihat baik, namun stok besar belum tentu aman jika tidak dikelola dengan hati-hati. Ia menegaskan bahwa swasembada bukanlah capaian sesaat, melainkan keberlanjutan
BACA JUGA: Harga Cabai Rawit Merah dan Bawang Merah Bersaing Ketat
Dia menyampaikan Ombudsman meminta pemerintah mempercepat penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan memperbaiki distribusi. Lalu melibatkan pelaku usaha, memberikan kejelasan aturan bagi beras komersial agar sesuai mekanisme pasar, serta memastikan bantuan pangan tepat sasaran bagi masyarakat miskin sebagaimana amanat Pasal 34 Undang-Undang Dasar 1945.
Yeka menekankan, pemerintah perlu membuat kebijakan perberasan yang lebih konsisten. Kebijakan pemerintah juga harus bisa memberikan insentif terhadap peningkatan kualitas panen petani. Dalam hal ini, gabah dengan kualitas yang lebih baik mendapatkan harga yang layak.
"Pemerintah wajib memastikan beras SPHP dan komersial dapat diakses masyarakat dengan harga wajar, dan bantuan pangan diberikan tepat sasaran," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ekspor DIY Januari-Juli 2026 tumbuh 8,74% menjadi US$352,58 juta. Pemda DIY mendorong perluasan pasar ke Australia dan China.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 29 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Delapan warga Sleman dari dua KK siap mengikuti transmigrasi 2026 ke Poso dan Polewali Mandar. Mereka tinggal menunggu jadwal pemberangkatan.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini, Selasa 29 September 2026, tersedia di MPP. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
John Herdman menyebut kartu merah Thom Haye saat Indonesia vs Malaysia menjadi pelajaran penting bagi skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.