Cadangan Devisa Stabil, Ketahanan Ekonomi Indonesia Tetap Terjaga
Cadangan devisa Indonesia bertahan di US$145,3 miliar hingga akhir Juli 2026. BI menyebut posisi ini menjaga stabilitas rupiah dan ketahanan ekonomi.
Pelita Air menggunakan pesawat A320. - Dok. Istimewa
Harianhogja.com, JAKARTA — Maskapai Pelita Air akan mengoperasikan rute Singapura-Jakarta dengan kelas premium dalam waktu dekat di tengah rencana merger dengan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA).
Berdasarkan media sosial resminya, dikutip Rabu (17/9/2025), Pelita Air merilis video mengenai bocoran rencana penerbangan internasional Singapura-Jakarta dengan jenis Premium Class.
Dalam video tersebut Pelita membocorkan secara sekilas beberapa fasilitas yang akan dinikmati penumpang Premium Class, antara lain kursi dengan ruang yang lebih lega dilengkapi sandaran kepala dan kaki, konfigurasi kursi 2-2, makanan (in-flight meals), hingga hiburan di dalam kabin.
Sayangnya, belum ada informasi resmi lebih lanjut dan detail mengenai rencana operasional kelas penerbangan tersebut akan dilakukan.
Sebelumnya, usulan merger Pelita Air dengan Garuda merupakan hasil inisiasi dari PT Pertamina (Persero) sebagai bentuk spin-off anak usahanya.
BACA JUGA: Merger Pelita Air dan Garuda, Begini Tanggapan CEO Danantara
Direktur Utama PT Pertamina, Simon Aloysius Mantiri menyampaikan bahwa proses spin-off tersebut akan dilakukan di bawah koordinasi Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia.
“Sebagai contoh, untuk airline kami, sedang dilakukan penjajakan awal untuk penggabungan Pelita Air dengan Garuda Indonesia,” kata Simon dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI DPR RI, Kamis (11/9/2025).
Kementerian BUMN juga menyebut proses konsolidasi bisnis Garuda dan Pelita bakal di bawah kendali Danantara.
Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan pihaknya akan hanya berperan sebagai pemberi persetujuan akhir, sementara proses kajian dan implementasi teknis berada di Danantara selaku holding operasional perusahaan pelat merah.
“Kami dari Kementerian BUMN nanti mengikuti kebijakan yang akan dilakukan Danantara. Kalau kami hanya approval ujungnya saja, jadi proses kajian itu ada di Danantara,” ujarnya di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Senin (15/9/2025).
Menurutnya, skema konsolidasi Garuda–Pelita merupakan bagian dari transformasi sektor aviasi yang didorong pemerintah melalui Danantara. Erick menegaskan pihaknya mendukung penuh langkah-langkah yang ditempuh holding itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Cadangan devisa Indonesia bertahan di US$145,3 miliar hingga akhir Juli 2026. BI menyebut posisi ini menjaga stabilitas rupiah dan ketahanan ekonomi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 26 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg 2027 turun Rp11,4 triliun. DPR menyoroti data penerima subsidi dan tingginya exclusion error pemerintah.
Wapres Gibran meminta pendataan warga terdampak banjir bandang Solok dipercepat untuk penanganan dan penataan permukiman.
Pertumbuhan anak perempuan yang lambat perlu dipantau. Kenali faktor penyebab perawakan pendek dan risiko gangguan kromosom.
Bank BPD DIY menyalurkan CSR di Kulonprogo, mulai dari bedah 15 RTLH, beasiswa, fasilitas publik hingga bantuan motor sampah.