ESDM Siapkan Rp4,86 Triliun Pulihkan Kapasitas PLTP Sarulla
ESDM menyiapkan investasi Rp4,86 triliun untuk memulihkan kapasitas PLTP Sarulla menjadi 330 MW dan mengembangkan potensi panas bumi.
Foto ilustrasi emas. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Harga emas dunia menguat setelah terkoreksi selama dua sesi beruntun pada Jumat (24/10/2025).
Melansir Bisnis, harga emas di pasar spot naik 1% ke posisi US$4.132,76 per troy ounce setelah sempat menyentuh level terendah dalam hampir 2 pekan pada sesi sebelumnya.
Jika dikonversi ke satuan gram dan rupiah, harga emas menguat ke level Rp2,21 juta per gram. Sementara itu, harga emas berjangka AS pengiriman Desember menguat 2% di level US$4.145,60 per troy ounce.
Pada Senin (20/10/2025), harga emas sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di US$4.381,21 per troy ounce, sebelum mencatatkan penurunan harian terdalam dalam 5 tahun pada sesi berikutnya.
“Seluruh faktor fundamental yang mendorong kenaikan harga emas sepanjang tahun ini masih tetap berlaku. Ada aksi beli saat harga terkoreksi, serta peningkatan ketegangan perdagangan dan geopolitik yang memperkuat sentimen pembelian hari ini,” ujar Peter Grant, Wakil Presiden sekaligus Senior Metals Strategist di Zaner Metals.
Secara keseluruhan, harga emas telah melonjak sekitar 57% sepanjang tahun berjalan, dipicu oleh ketegangan geopolitik, ketidakpastian ekonomi global, ekspektasi pemangkasan suku bunga, serta pembelian berkelanjutan oleh bank sentral.
Dari sisi geopolitik, Presiden AS Donald Trump pada Rabu (22/10) memberlakukan sanksi baru terhadap Rusia terkait perang Ukraina untuk pertama kalinya di masa jabatan keduanya.
Sanksi tersebut menargetkan perusahaan minyak besar Rusia, Lukoil dan Rosneft. Selain itu, pemerintahan Trump juga tengah mempertimbangkan pembatasan ekspor berbagai produk berbasis perangkat lunak ke China sebagai respons atas kebijakan Beijing yang membatasi ekspor logam tanah jarang.
Kini fokus pasar tertuju pada rilis data Indeks Harga Konsumen (CPI) AS pada Jumat (24/10), yang diperkirakan menjadi sinyal terkuat bagi Federal Reserve mengenai arah inflasi menjelang rapat kebijakan pekan depan. Data tersebut diperkirakan menunjukkan inflasi inti tetap di level 3,1% pada September.
Pelaku pasar telah memperhitungkan kemungkinan penurunan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin bulan ini, dengan potensi penurunan lanjutan pada Desember mendatang.
Sebagai aset tanpa imbal hasil (non-yielding asset), emas cenderung diuntungkan di tengah lingkungan suku bunga rendah.
Sementara itu, JP Morgan memperkirakan harga emas dapat mencapai rata-rata US$5.055 per troy ounce pada kuartal IV/2026, dengan asumsi permintaan investor dan pembelian oleh bank sentral akan mencapai rata-rata 566 ton per kuartal tahun depan.
Untuk logam mulia lainnya, harga perak spot naik 1,1% ke US$49,07 per troy ounce, platinum menguat 0,5% ke US$1.629,44, sedangkan paladium naik 0,4% ke US$1.453,90 per troy ounce.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
ESDM menyiapkan investasi Rp4,86 triliun untuk memulihkan kapasitas PLTP Sarulla menjadi 330 MW dan mengembangkan potensi panas bumi.
Persib Bandung dipastikan berada di Pot 4 ACL Two 2026/2027 setelah Gangwon FC dan Adelaide United gagal lolos ke ACL Elite. Maung Bandung kini menunggu drawing
Flashdisk bekas menyimpan jejak digital yang bisa dipulihkan. Pelajari cara format aman di Windows dan Mac, serta kapan harus menghancurkan fisik perangkat sebe
Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) bersama Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Jawa Timur mengerahkan tim respons untuk mendukung operasi pemadam
Pemerintah mulai menyalurkan Bantuan Pangan Beras Tahap II pada 17 Agustus 2026. Sebanyak 33,24 juta keluarga akan menerima 30 kg beras untuk alokasi tiga bulan
Dopamine 3.0 menjadi jailbreak pertama yang mendukung iOS 26 dan iOS 26.0.1 setelah 326 hari. Namun fitur ini baru tersedia untuk perangkat Apple dengan chip A1