Advertisement
DJP DIY Libatkan 340 Mahasiswa Dampingi Pelaporan SPT 2026
Pengukuhan Relawan Pajak Untuk Negeri (Renjani) di Kantor Kanwil DJP DIY, Rabu (21/1/2026). - Harian Jogja - Ariq Fajar Hidayat
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Upaya memperkuat kepatuhan pajak di Daerah Istimewa Yogyakarta memasuki babak baru seusai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) DIY mengukuhkan ratusan mahasiswa sebagai Relawan Pajak Untuk Negeri (Renjani) 2026 untuk mendampingi wajib pajak melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Orang Pribadi.
Pengukuhan Renjani 2026 digelar di Kantor DJP DIY, Rabu (21/1/2026). Para relawan berasal dari mahasiswa berbagai perguruan tinggi yang tergabung dalam Tax Center binaan DJP DIY.
Advertisement
Kepala Kanwil DJP DIY Erna Sulistyowati menjelaskan, Renjani menjadi ruang bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam aktivitas perpajakan sekaligus memperoleh pengalaman praktik sejak dini.
“Renjani itu ada pendaftarannya, ada ujiannya, dan ada yang lulusnya. Kita tahun 2026 ini yang ikut Renjani itu sekitar 500 lebih, yang lulus itu 340-an,” katanya, Rabu (21/1/2026).
BACA JUGA
Ia menyebutkan, para relawan berasal dari 20 perguruan tinggi yang telah menjalin kerja sama dengan DJP DIY melalui Tax Center. Penempatan dilakukan secara bergiliran, baik di Tax Center kampus maupun di kantor pelayanan pajak (KPP).
“Yang paling utama Januari sampai April ini adalah membantu wajib pajak maupun dosen-dosen mereka untuk melaksanakan kewajiban perpajakan, yaitu penyampaian SPT Tahunan Orang Pribadi,” jelasnya.
Selain mendampingi pelaporan SPT, Renjani juga dilibatkan dalam kegiatan edukasi perpajakan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta masyarakat umum. Para mahasiswa bahkan didorong melakukan edukasi secara mandiri, termasuk melalui media daring dan media sosial.
“Kami juga mau mereka meramaikan media sosial mereka dengan cerita-cerita tentang perpajakan. Jadi selain pengalaman berharga bagi mahasiswa, kepedulian mereka juga membantu kami melaksanakan tugas dan kewajiban,” katanya.
Menurut Erna, keterlibatan mahasiswa dalam Renjani diharapkan membentuk kesadaran pajak sejak dini. Para relawan tidak hanya membantu DJP, tetapi juga mempraktikkan langsung hak dan kewajiban perpajakan sebelum nantinya berstatus sebagai wajib pajak.
“Mereka ini sekarang masih calon wajib pajak. Sejak dini mereka sudah mempraktikkan hak dan kewajiban perpajakan mereka. Jadi saling timbal balik manfaatnya,” ucapnya, seiring peran Renjani yang kian strategis dalam menghubungkan dunia kampus dengan ekosistem perpajakan nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Keraton: Prosesi Labuhan Parangkusumo Dilaksanakan Abdi Dalem
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Kanada Pangkas Tarif EV China, Tesla Berpotensi Raup Untung Terbesar
- Update Harga Emas Hari Ini 21 Januari 2026, Masih Melonjak
- Bea Cukai Yogyakarta Bidik Rp929,64 Miliar pada 2026
- BI Perketat Stabilisasi Rupiah di Tengah Tekanan Global
- Puluhan Ribu Pekerja Indonesia Kena PHK di 2025, Ini Penyebabnya
- OJK Catat 72 Persen Pedagang Aset Kripto Berizin Masih Merugi
- DJP DIY Libatkan 340 Mahasiswa Dampingi Pelaporan SPT 2026
Advertisement
Advertisement



